Bekasimedia – Pada malam penganugerahan Adipura beberapa hari yang lalu, Kota Bekasi gagal meraih Adipura. Bekasi hanya mendapatkan 65,68 poin. Sementara nilai terbaik Adipura Kencana diraih kota Surabaya, disusul Kota Tangerang, Palembang, Semarang dan Kota Bandung yang rata-rata memperoleh 75 poin. Kegagalan meraih Adipura ini disinyalir salah satunya karena pengelolaan TPST yang kurang baik.
Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu dalam konferensi pers kemarin (25/11) di ruang Humas Pemkot Bekasi menyatakan bahwa kegagalan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi kedepan. Adapun terkait masalah pengelolaan sampah, Syaikhu tidak menampik hal itu menjadi sorotan penting tim penilai Adipura. Meskipun DKI juga dalam hal ini turut andil karena limpahan sampah mereka di Bantargebang juga tidak sedikit.
“Terkait dengan TPA tentu penilaian kebersihan itu ada di satu wilayah. Bukan apa atau siapa yang membuang. Maka itu menjadi penilaian kota tersebut. Kita kelimpahan sampah dari DKI, dan karena tidak ada jaminan dalam hal pengangkutan sampah seperti meninggalkan sisa, bau, ceceran air lindi dan lainnya itu maka ini menjadi salah satu faktor yang merugikan kota Bekasi,” kata Syaikhu.
Syaikhu juga berharap kedepannya penataan sampah mulai dari pengangkutan hingga sampai ke TPST dapat ditata dengan baik. Dalam hal ini Syaikhu berharap kerjasama yang baik dari pihak Pemprov DKI Jakarta dan tentunya kerjasama yang baik dari masyarakat kota Bekasi. (Anr)
The post Bekasi Gagal Raih Adipura, Pengelolaan TPST jadi Sorotan appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta