Bekasimedia – RS Awal Bros Bekasi buka suara atas dugaan malapraktik kematian Falya, puteri dari Ibrahim Blegur. Setelah mendapatkan hasil investigasi dari Tim Investigasi Kota Bekasi tertanggal 2 November 2015 dan hasil audit medik internal dari komite RS Awal Bros, maka RS Awal Bros mengadakan Konferensi Pers di Hotel Horison Bekasi, ruang Burangrang, hari ini, Jumat (4/12) pukul 10.00 WIB.
Konferensi Pers ini dihadiri drg. Anne Nurchandrani, MARS (Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi), dr.Anthoni D. Tulak (Ketua Tim Investigasi Bekasi) dan dr.Kuncoro Wibowo, SpAnKNA ( Perwakilan RS. Awal Bros Bekasi). Acara ini juga dihadiri perwakilan ARSSI Kota Bekasi dan IDAI Kota Bekasi.
“Dari hasil audit komite Medik ditemukan bahwa penyebab perburukan tersebut bukan dikarenakan reaksi alergi (anafilaktik) dari obat antibiotika yang diberikan. Karena tidak ditemukan gejala-gejala klinis yang mendukung terjadinya syok anafilaktik. Pemberian antibiotika tersebut juga sudah sesuai indikasi, berdasarkan pengamatan dokter terhadap pasien yang cenderung memburuk dan disertai hasil laboraturium yang menunjukan adanya infeksi. Tata laksana yang telah diberikan oleh dokter dan tim medis juga sesuai dengan standar pelayanan medis dan standar profesi medis yang berlaku,” ujar dr.Kuncoro Wibowo,SpAnKNA, Perwakilan RS. Awal Bros Bekasi.
RS Awal Bros mengaku selama ini terkesan menutup diri karena mereka menunggu hasil dari Tim Investigasi Kota Bekasi terkait kematian pasien Falya.
Sementara itu, tim penyidik Polda Metro Jaya yang juga sedang melakukan penyelidikan kasus ini belum mengeluarkan keterangan resminya. (Cj1)
The post Akhirnya RS Awal Bros Bekasi Buka Suara Terkait Kematian Falya appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta