Bekasimedia – Novel kisah nyata penyandang Lupus asal Bekasi, Eva Meliana, akhirnya jadi novel “best seller”. Novel berjudul 728 Hari itu sudah cetak kedua sejak Jumat, 27 Okrober 2015. Di bagian atas cetakan kedua diberi logo “best seller”.
Syafawi Ahmad dari penerbit Melvana yang menerbitkan 728 Hari, kepada Bekasimedia mengatakan, cetakan kedua 4.000 eksemplar. “Sama jumlahnya dengan cetakan pertama,” katanya.
Padahal, novel ini diluncurkan CEO Jawa Pos Grup Dahlan Iskan pada 4 November lalu. Belum sebulan diluncurkan, sudah cetak ulang.
Apa yang membuat novel ini laku keras? “Ada beberapa hal. Tapi, terpenting, novel ini sudah dihebohkan oleh penulisnya sejak sebulan sebelum dicetak di Facebook. Sampai sebulan setelah di-launching pun masih saja ramai di media sosial,” jawabnya.
Juga, mengisahkan kehidupan nyata warga Bekasi, Eva Meliana (almarhumah) yang begitu hebat mengatasi hidupnya seebagai penderita penyakit mematikan, Lupus. “Peran Bapak Dahlan Iskan yang meluncurkan novel ini juga sangat penting mempercepat tingkat laku,” kata Syafawi.
Karena itu pula, maka pihak toko buku Gramedia melakukan active selling novel 728 Hari. Artinya, pramuniaga toko Gramedia se-Indonesia merekomendasikan kepada pengunjung agar membeli novel ini. “Sebab, novel ini sudah menginspirasi banyak orang,” kata Syafawi.
Active selling dilakukan pihak Gramedia setiap hari sampai 31 Desember 2015. Buku ini dijadikan momentum promosi tutup tahun 2015 bagi Gramedia.
Apakah bakal difilmkan? “Arahnya bakal kesana. Sudah ada produser yang mendekati,” jawabnya. “Tapi penulisnya, Djono W. Oesman, menginginkan biar bukunya laku dulu. Biar masyarakat tahu dulu ceritanya,” tambahnya. (*)
The post Novel 728 Hari Best Seller, Jadi Momentum Tutup Tahun Gramedia appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta