Didik Suprayogi: Ramadhan Tahun Ini Peminat Gadai Terjadi Anomali

Bekasimedia – Kepala Deputi Bisnis Pegadaian Area Kota Bekasi Didik Suprayogi mengakui perkembangan bisnis pegadaian tahun ini (2016) cukup anomali atau sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, hal itu ia sampaikan di kantornya, Rabu (22/6/16) kemarin.

“Kalau dulu pegadaian itu sekitar tahun ’90 an atau juga dibawah tahun 2015 menjelang lebaran yaitu 2 pekan menjelang puasa dan 2 pekan diawal puasa geliat perekonomian itu luar biasa,” ujarnya kepada Bekasimedia.com

Ia mengakui kredit di Pegadaian geliatnya naik hingga 30 persen dalam 12 bulan dan angka tertinggi terjadi pada saat awal puasa dan saat puasa itu sendiri, berbeda dengan tahun ini geliat ekonomi kurang signifikan. “mungkin karena perkembangan ekonomi tahun ini terjadi stagnasi dan kurang mendukung sehingga tidak terjadi gejolak perekonomian yang luarbiasa seperti tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Didik juga mengakui adanya penurunan pada bulan Juni ini mencapai sebesar minus (-) 1 sampai 2 persen dibandingkan sebelumnya yang seharusnya dibulan Januari – Februari ini kenaikan hingga 2 persen kemudian juga selanjutnya pada bulan Februari ke Maret naik 2 persen.

Sebaliknya Didik mengatakan kenaikan itu mulai terlihat pada 2 pekan menjelang lebaran ini walaupun belum signifikan sehingga menjadi tertutup, hal ini menunjukan indikasi adanya perubahan pola geliat ekonomi di masyarakat menjelang lebaran nanti dan Didik pun saat ini masih menunggu perkembangan perubahannya apakah benar terjadi secara masif tren positifnya.

“Biasanya saat puasa ataupun tidak geliat ekonomi itu stabil dan cenderung menaik, apalagi saat puasa dan jelang lebaran umumnya masyarakat menggadaikan barangnya untuk mendukung kegiatan ekonominya, tapi saat ini justru malah banyak yang mengambil tebusan perhiasan ataupun kendaraan untuk dipakai pulang kampung atau mudik dan untuk diperlihatkan kepada sanak saudaranya ataupun juga keluarganya sebagai sebuah prestis atau gaya hidup,” kata Didik.

Hal ini akan berganti nanti pada saat 2 pekan setelah lebaran saat mereka kembali ke kediamannya dan memulai kembali kegiatan ekonomi dan tentunya mereka butuh modal usaha lagi untuk digadaikan ulang perhiasan dan kendaraannya.

Pegadaian Kota Bekasi pada bulan ramadhan ini melakukan program-program stimulan dengan menghadirkan program andalannya, “Berkah Ramadhan”, yaitu bagi nasabah yang menggadai dibulan ramadhan ini akan diberikan free biaya administrasi.

“Nasabah yang melakukan tambahan pinjaman sebesar 500 ribu keatas diberikan free administrasi,” ungkapnya.

Besarnya administrasi mulai dari 5000 hingga 100 ribu rupiah yang dibebankan kepada nasabah otomatis akan dihapus menjadi nol, bahkan menurut Didik nasabah yang melakukan pinjaman dibulan ramadhan ini dengan jangka waktu minimal 2 bulan akan diberikan discount sebanyak 10 persen bahkan bisa sampai 20 persen.

Akan tetapi stimulan ini tetap saja tidak mampu memberikan dampak yang signifikan bagi nasabah yang mau memanfaatkan program ini, hal itu ia katakan seperti diawal bahwa nasabah saat ini lebih membutuhkan kendaraan atau perhiasannya untuk sebuah prestis dan gaya hidupnya.

Pihak pegadaian sendiri saat ditanyakan rencana dan antisipasi yang akan dilakukan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan antisipasi lainnya untuk tetap menjaga kestabilan dengan berbagai macam produknya seperti; program gadai, program gadai dengan unit mikro, “kita akan menggunakan program mikro ini untuk menyeimbangkan bahkan dari gadai yang ditebus itu akan kita tingkatkan, misalnya pengusaha-pengusaha yang tidak melakukan pulang kampung tentunya mereka juga butuh modal usaha,” tutupnya. (dns)

The post Didik Suprayogi: Ramadhan Tahun Ini Peminat Gadai Terjadi Anomali appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama