“Bekasi Barat Darurat SMP dan SMA Negeri”

Bekasimedia – Kecamatan Bekasi Barat dinilai masih kekurangan sekolah SMP dan SMA Negeri jika dibandingkan dengan kecamatan lain di Kota Bekasi yang berdekatan seperti Bekasi Selatan.

Hal ini disampaikan warga Kampung Pulo Kelurahan Jakasampurna Diding Sugianto kepada bekasimedia.com, Senin (18/7/16). Diding yang pada tahun ini mengurus anak keduanya memasuki jenjang SMA merasa dirugikan karena keterbatasan sekolah negeri ini.

“Proses PPDB online sebetulnya sudah bagus tapi ada beberapa catatan terutama di Kecamatan Bekasi Barat, ketersediaan sekolah negeri masih kurang banyak dibandingkan Bekasi Selatan,” kata Diding.

Diding mencatat SMP Negeri di Bekasi Barat hanya ada 2. SMPN 22 di Kelurahan Bintara Jaya dan SMPN 14 di Bintara. Sementara untuk SMA Negeri hanya ada 1 sekolah yaitu SMAN 12 di Kelurahan Kranji. “Bila dibandingkan dengan tetangga Bekasi Selatan sangat melimpah ruah. Kelurahan Kayuringin saja ada 2 sekolah yaitu SMPN 4 dan SMPN 7. Untuk SMA Negeri ada 5 sekolah yaitu SMAN 2, 3, 6, 8 dan 17,” ujarnya.

Hal ini menurut Diding menyulitkan warga Bekasi Barat saat anaknya gagal di PPDB online dan berjuang menggunakan jalur lokal dan afirmasi. “Bisa dikatakan gak sebanding peserta didik dari 5 Kelurahan dengan banyaknya sekolah yang tersedia di Bekasi Barat,” katanya.

Diding berharap kondisi ini dapat berubah di tahun-tahun mendatang. “Sekarang sebagai orangtua, setelah berusaha maksimal, hanya bisa pasrah dengan kondisi yang ada,” pungkasnya. (eas)

The post “Bekasi Barat Darurat SMP dan SMA Negeri” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama