Puluhan Orangtua Korban Vaksin Palsu Protes ke RS ST Elisabeth

Bekasimedia- Pertemuan antara Direktur Utama RS Santa (St) Elisabeth,  Antonius Yudianto dengan para orangtua yang anaknya menjadi korban vaksin palsu di basement RS St Elisabeth belum menemukan solusi. Pertemuan yang semula tertutup, sekira pukul 20.00 WIB berakhir memanas pada Jumat (15/07).

Para orangtua tak terima dengan sikap Direktur Utama RS yang terkesan tidak mau memberikan penjelasan kapan vaksin palsu mulai digunakan. Dirut RS malah keluar ruangan dan meninggalkan puluhan orangtua yang berada di dalam pertemuan tersebut. Akibatnya, kericuhan pun sulit dihindari.

Berdasarkan pantauan, puluhan orangtua korban vaksin palsu, satu persatu meminta Dirut menunjukkan surat perjanjian kerjasama yang asli dengan distributor vaksin yaitu CV Azka Medical.

“Kami ingin lihat kapan MoU antara RS dengan CV Azka tapi dari tadi nggak ada jawaban Bapak, kami butuh kejelasan, Pak, tapi Bapak malah keluar berarti Anda tidak menunjukkan itikad baik kepada kami,” ujar salah satu orangtua korban vaksin palsu berteriak dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Antonius pun mengatakan telah memberikan tanggung jawab. “Saya sudah cukup tanggungjawab dengan apa yang saya sampaikan tadi,” ucap Antonius.

Mendengar jawaban tersebut, sontak para orangtua pun marah dan sesekali berteriak. Ada yang menggebrak meminta kejelasan jawaban dari pihak RS ST. Elisabeth.

“Kami mau tahu MoU dari November 2015 sampai Juni 2016 asli apa nggak? Bapak bilang RS menerima vaksin palsu dari November sampai Juni, kita ingin bukti tertulis, Pak, setuju tidak?,” teriak salah satu orangtua korban vaksin palsu.

“Setuju!” serentak puluhan orangtua sembari berteriak.

Salah seorang korban yang anaknya mendapat vaksin palsu, Elisabeth (35), yang memiliki dua orang anak dan kedua anaknya sejak lahir dan divaksin di RS St Elisabeth mengaku sangat kecewa dengan jawaban Dirut RS yang terkesan bungkam tak kunjung memberikan penjelasan pasti dan tidak mau menunjukan bukti perjanjian kerjasama.

“Katanya rumah sakit ini melayani dengan kasih. Tapi saya lihat tidak ada melayani dengan kasih kepada kami. Saya percaya dengan Elisabeth kok tega ya Elisabeth kepada kami,” geramnya.

Sekadar informasi, dalam pertemuan antara RS ST Elisabeth dengan orangtua korban vaksin palsu setidaknya memberikan 7 tuntutan yang harus dipenuhi pihak RS. Hingga berakhirnya pertemuan, tuntutan yang diminta para korban vaksin palsu belum terealisasi, direncanakan RS St Elisabeth akan memberikan jawaban pada Sabtu (16/07) sekira pukul 17:00 WIB.

Tuntutan Korban Vaksin Palsu kepada Pihak RS ST. Elisabeth

Melalui surat yang dibuat ini, para orang tua akan menyampaikan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Berikut adalah poin-poin tuntutan yang dibuat:

1. Menerbitkan daftar pasien yang diimunisasi di RS Elisabeth periode 2006 sampai 2016 (15 Juli 2016).

2. Untuk mengetahui vaksin palsu atau asli harus dilakukan medical check up di RS lain. Untuk biaya medical check up seluruh biaya ditanggung RS Elisabeth. Untuk RS yang akan melakukan medical check up ditentukan oleh orang tua korban.

3. Vaksin ulang harus dilakukan apabila hasil medical check up ternyata pasien terindikasi vaksin palsu dan semua biaya ditanggung RS Elisabeth

4. Segala/semua akibat vaksin palsu yang berdampak pada kepara pasien maka menjadi tanggung jawab RS Elisabet berupa jaminan kesehatan full cover sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

5. Bagi anak yang sudah lewat usia vaksinasi, maka RS Elisabeth berkewajiban memberikan asuransi kesehatan untuk para pasien sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

6. Pihak manejemen RS Elisabeth harus memberikan informasi terkini kepada orangtua korban, tidak terbatas pada informasi dari pihak pemerintah/instansi lainnya, bersifat proaktif.

7. Adapun hal-hal lain yang belum tercantum pada poin-poin diatas akan disampaikan selanjutnya. (*)

The post Puluhan Orangtua Korban Vaksin Palsu Protes ke RS ST Elisabeth appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama