By dr. Riris Wd, M.Si
Dokter Saintifikasi Jamu, Konsultan Kecantikan klinik dR Bintaro, Peneliti Herbal Medis dan Kecantikan, Akupunkturis. Dan Dosen
Teh merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di berbagai negara. Teh secara turun temurun dipercaya mempunyai berbagai macam kegunaan. Teh merupakan tanaman yang banyak dikembangkan untuk dikonsumsi.
Teh konon ditemukan secara tak sengaja pada saat mendidihkan daun-daun teh tanpa sengaja pada jaman pemerintahan kaisar Shen Nun di China pada 2737 SM.
Kita percaya dengan meminum teh secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi stres, dan memperlambat proses penuaan.
Seperti yang telah kita ketahui teh merupakan salah satu minuman favorit di Indonesia, hampir di seluruh wilayah Indonesia kita bisa mendapatkan teh dengan mudah, baik yang sudah berupa minuman jadi atau yang masih dalam kemasan. Dengan harga yang bisa dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat dan cara penyajian yang sangat mudah maka tidak salah jika teh menjadi minuman yang digemari banyak orang.
Salah satu jenis minuman yang paling sering dikonsumsi setelah makan selain air putih adalah teh. Terlebih lagi setelah makan siang paling enak mengkonsumsi es teh manis. Namun demikian, minum teh setelah makan tidak dianjurkan. Sebaiknya hindari meminum teh langsung setelah makan dan hindari teh dengan es batu dan teh dalam keadaan suhu yang terlalu panas.
Sejarah minum teh, kebiasaan minum teh diduga berasal dari China yang kemudian berkembang ke Jepang dan juga Eropa. Tanaman teh berasal dari wilayah perbatasan negara-negara China selatan (Yunan), Laos Barat Laut, Muangthai Utara, Burma Timur dan India Timur Laut, yang merupakan vegetasi hutan daerah peralihan tropis dan subtropis. Perjalanan teh di Indonesia dimulai pada tahun 1684, Andreas Cleyer, seorang pegawai VOC, ahli botani, yang berasal dari Jerman, membawa biji teh dari Jepang dan menanamnya sebagai tanaman hias di Tijgersgracht – Batavia, dan berkembanglah tanaman teh di Indonesia.
Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok: teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih. Terdapat 2 jenis teh yang dikenal paling populer oleh masyarakat. Yaitu teh hitam dan teh hijau. Teh hitam merupakan jenis teh yang dikonsumsi setiap hari. Sedangkan teh hijau merupakan jenis teh yang sering dikonsumsi orang-orang yang sedang melakukan diet.
Istilah “teh” juga digunakan untuk minuman yang dibuat dari buah, rempah-rempah atau tanaman obat lain yang diseduh, misalnya, teh rosehip, camomile, krisan dan Jiaogulan. Teh yang tidak mengandung daun teh disebut teh herbal.
Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila dikonsumsi terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh.
Teh bunga dengan campuran kuncup bunga melati yang disebut teh melati atau teh wangi melati merupakan jenis teh yang paling populer di Indonesia. Jumlah teh yang dikonsumsi di Indonesia sebesar 0,8 kilogram per kapita per tahun, dimana jumlah ini masih jauh di bawah kebutuhan negara-negara lain di dunia, padahal Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar nomor lima di dunia.
Kandungan Gizi Teh
Tiga komponen utama yang terkandung dalam Daun Teh, yaitu:
· Kafein
Memberikan efek stimulan, tapi kadarnya 30 – 40 mg bandingkan dengan kopi yang mengandung 135 mg kafein.
· Tannin
Memberi kekuatan rasa sepat, dan dapat menghambat penyerapan mineral.
· Polifenol
Memiliki khasiat kesehatan, merupakan antioksidan yang bermanfaat mencegah radikal bebas yang merusak DNA dan menghentikan perkembangbiakan sel–sel liar misalnya sel-sel kanker.
Polifenol – Merupakan sejenis antioksidan bioflavonoid yang mengandung 25 kali lebih efektif dari vitamin E dan 100 kali pada vitamin C. Dan Essential Oil – Proteinnya berperan dalam pembentukan aroma teh.
Dampak Minum Teh Sebelum atau Setelah Makan
Seperti dikutip dari Health liputan6, penelitian yang dilakukan oleh Cornell University dan the USDA’s Agricultural Research Service (ARS), Ithaca, New York, Amerika Serikat menyatakan bahwa kandungan tannin dan polifenol dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam saluran cerna. Minum teh dengan selang waktu yang cepat setelah makan jika dilakukan secara terus menerus bisa menyebabkan penyerapan zat besi dalam darah akan terganggu.
Hal inilah yang dapat memicu anemia atau penyakit kurang darah. Karena zat tannin yang terdapat pada teh mengikat zat besi pada makanan yang dicerna, sehingga membuat penyerapan zat besi yang dilakukan oleh sel darah merah berkurang.
Selain itu, minum teh setelah makan dapat mempengaruhi protein yang ada dalam makanan yang masuk ke saluran pencernaan. Sehingga dapat menyebabkan makanan menjadi keras dan sulit di cerna. Teh yang sangat kental juga memiliki sifat diuretik yang bisa menyebabkan dehidrasi.
Pada penelitian British Medical Journal dikemukakan minuman panas berpotensi menimbulkan tumor. Meminum teh panas dengan temperatur di atas 70 derajat celcius sama dengan meningkatkan resiko kanker tenggorokan delapan kali lipat lebih besar jika dibandingkan Anda meminumnya dalam keadaan hangat, yaitu di bawah 65 derajat, demikian penjelasan peneliti seperti yang dilansir Reuters.
Hasilnya, orang yang rutin meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan, beresiko memicu berkembangnya kanker lebih cepat jika dibandingkan dengan mereka yang menunggu empat menit atau lebih. Tidak ada keterangan pasti seberapa panas suhu teh yang menyebabkan kanker, namun peneliti menyimpulkan luka akibat panas dari teh akan menyebabkan iritasi tenggorokan.
Disarankan untuk tidak langsung minum teh setelah makan. Setidaknya beri selang waktu setidaknya 2 jam setelah makan atau 2 jam sebelum makan untuk menghindari efek negatifnya bagi tubuh.
Dan di balik kenikmatannya mengkonsumsi es teh menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. “Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk,” kata Dr John Milner, asisten profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.
Manfaat Positif Minum Teh Bagi Kesehatan
1. Teh Membantu Melarutkan Lemak
Kandungan essential oil yang terdapat pada teh dapat memberikan manfaat untuk melarutkan lemak dan melancarkan pencernaan.
2. Menurunkan Berat Badan
Terkait berat badan, sebuah studi pada tahun 2011 di Journal Obesity menemukan bahwa tikus yang diberikan diet tinggi lemak dan diberikan senyawa yang terdapat pada teh hijau memiliki laju pertumbuhan berat badan yang lebih lambat dibandingkan pada tikus yang tidak di berikan senyawa tersebut.
Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau benar-benar dapat mengganggu pembentukan lemak dalam tubuh yang dapat menambah berat badan. Teh hijau terbukti dapat mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh sehingga secara otomatis jumlah lemak pada tubuh akan berkurang. Selain itu pada teh hijau juga terdapat ketekin polifenol yang menyebabkan intensitas pembakaran lemak.
Teh hijau akan membantu proses metabolisme alami tubuh dan membantu membakar lemak menumpuk di perut, paha, lengan dan bagian-bagian yang mudah menampung lemak dalam tubuh. Konsumsi rutin teh hijau per hari untuk membakar hingga 70 kalori dalam satu hari saja dan membantu menurunkan berat badan hingga 7 kg dalam satu tahun. Sebaiknya langkah yang harus dilakukan adalah dengan menggabungkan diet dengan olahraga teratur dan menghindari makanan berlemak.
Hindari teh hijau instan, karena banyak mengandung gula, lebih baik merebus teh hijau sendiri.
3. Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke
Kandungan polifenol pada teh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan gula darah, yang merupakan salah satu penyebab dari penyakit jantung dan stroke. Kandungan flavonoid quercetin, kaempferol, dan myricetin pada teh dapat menurunkan tekanan darah dan pengerasan arteri yang berbanding lurus bagi kesehatan jantung.
Minum teh dapat membantu menjaga pembuluh darah arteri bebas dari sumbatan, hal ini juga dapat membuat buang air kecil akan lebih teratur. Sebuah studi dari Belanda menemukan bahwa minum 2-3 cangkir teh hitam setiap hari mengurangi risiko 70 % terkena serangan jantung fatal.
4. Membantu Melindungi Tulang
Sebuah penelitian yang membandingkan antara peminum teh dengan non-peminum, menemukan bahwa orang yang minum teh selama 10 tahun atau lebih memiliki tulang kuat, bahkan setelah disesuaikan untuk usia, berat badan, olahraga, merokok dan faktor risiko lainnya. Para peneliti berpendapat bahwa kandungan phytochemical merupakan zat yang dapat membantu melindungi tulang.Tingginya kandungan fluoride yang ditemukan dalam teh hijau yang membantu menjaga kepadatan tulang setiap hari.
5. Membantu Mencegah Kanker
Polifenol, antioksidan yang ditemukan dalam teh memiliki efek melawan kanker. Teh hijau dapat memainkan peran dalam tubuh sebagai antioksidan yang 100 kali lebih kuat dari vitamin C dan 24 kali lebih efektif dari vitamin E. Fungsi ini akan membantu tubuh, menghindari atau terlindung dari penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel kanker.
6. Membantu Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Teh hijau mengandung polifenol katekin bermanfaat meningkatkan pengeluaran energi dalam tubuh karena bersifat menghangatkan tubuh (thermogenesis). Lemak yang dengan cepat teroksidasi dan sensivitas insulin membantu peningkatan metabolisme pada tubuh.
7. Membantu Meningkatkan Kesehatan Gigi
Polifenol sangat efektif sebagai pembunuh bakteri akibat plak yang menempel pada gigi. Plak pada gigi menyebabkan gigi berlubang dan menyebabkan masalah juga pada gusi.
8. Menghilangkan Kantuk
Teh memiliki kandungan kafein yang sudah kita ketahui bersama dapat mengurangi rasa kantuk, bahkan sampai malam hari.
9. Membantu Mencegah Diabetes
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 meninjau berbagai teh yang mengandung kafein dapat membantu dalam mengurangi risiko terkena diabetes.
10. Meningkatkan Mood (moodd booster)
Secangkir teh hitam adalah senjata ampuh membantu mengurangi stress. Dalam suatu penelitian menyimpulkan bahwa teh hitam benar-benar membantu dalam mengurangi kadar hormon stres pada partisipan studi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menjelaskan bahwa enam bulan konsumsi teh hitam menurunkan tekanan darah sistolik. Di dalam teh hijau terdapat asam amino bernama L-thanine yang membantu meringankan stres dan kecemasan pada seseorang.
Kajian dari potensi kemampuan theanine sebagai suplemen menunjukkan bahwa thianine dapat membantu mengurangi ketegangan jiwa dan fisik, meningkatkan kognisi, dan meningkatkan suasana hati dan kinerja kognitif secara sinergis dengan kafein. Studi uji berulang – ulang pada tikus membuktikan bahwa dosis sangat tinggi theanine hanya menyebabkan sedikit bahkan dibuktikan tidak memberikan efek psikologis atau fisik yang berbahaya.(Studi Institut Federal Jerman pada tahun 2003 dalam penelitian penilaian resiko (Bundeinstitut fur Risikowerung, BFR).
11.Membantu Melawan Radikal Bebas
Teh memiliki kandungan ORAC (oxygen radical absorbance capacity) yang cukup tinggi, hal ini adalah salah satu cara untuk menghancurkan radikal bebas (yang dapat merusak DNA) dalam tubuh manusia. Kerusakan yang ditimbulkan dari radikal bebas ini dapat dikaitkan dengan kanker, penyakit jantung dan degenerasi saraf
12. Teh hijau yang diendapkan bisa digunakan untuk membuat rambut bercahaya dan sehat. Endapan selama selaman dapat dibasuhkan pada rambut, tunggulah beberapa menit lalu bilaslah dengan sampo. Pathenol dalam teh hijau membantu mengurangi rambut rusak dan bercabang.
13.Manfaat teh sebagai sumber antioksidan dapat membantu merawat wajah dan mata. Masker berbahan dasar teh dapat mencegah kekeringan pada kulit wajah. Mengompres bagian bawah mata dengan teh, dapat mengurangi kantung mata. Tanin pada teh dapat memberi kesegaran kembali pada kulit sekitar mata. Antioksidan sebagai penangkal radikal bebas, sangat diperlukan untuk mencegah pemicu munculnya kerutan. Hindarilah radikal bebas dengan mengkonsumsi teh hijau secara rutin.
14. Teh Hijau Dapat Mencegah Kerusakan Hati
Teh hijau akan melemahkan transplantasi pada pasien dengan gagal hati. Penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat menghancurkan radikal bebas berbahaya yang mengendap di hati berlemak.
15. Teh Hijau Dapat Mengobati Keracunan Makanan
Keracunan makanan disebabkan oleh bakteri berbahaya dalam makanan. Dari hasil penelitian tentang teh hijau, telah menemukan sebuah senyawa katekin yang membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh karena makanan yang tidak sehat dengan kata lain membasmi racun yang menyebabkan keracunan makanan.
16.Membantu Kekebalan Tubuh
Antioksidan dikenal sebagai flavonoid yang ditemukan dalam teh hijau. Flavonoid bekerja sama dengan polifenol dalam hal meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh lebih kuat dalam memerangi infeksi bakteri atau penyakit virus.
21. Teh Hijau Dapat Mengobati Pilek dan Flu
Penyakit ini sering mempengaruhi seseorang yang mekanisme pertahanan tubuh rentan. Demikian pula dengan manfaat sebelumnya disebutkan sebenarnya ramuan teh hijau dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh yang berarti mungkin bisa mengurus kondisi seperti pilek dan flu juga memiliki panduan tambahan bantuan dari vitamin C.
17. Teh Hijau Dapat Mengobati Asma
Kandungan theophyline dalam teh hijau akan bekerja melemaskan otot-otot yang mendukung saluran bronkial, sehingga mengurangi resiko terburuk asma.
18. Teh Hijau Dapat Mengobati Herpes
Teh hijau efektif dalam mengobati interferon topikal Harper.
Langkah pertama adalah untuk kompres kulit herpes dengan teh hijau hangat (menggunakan kain), kemudian biarkan 15 menit dan mencuci kain. Lakukan ini sampai penyakit kulit hilang.
26. Teh Hijau Dapat Membantu Menyembuhkan Alergi
Minum teh hijau dapat membantu mengurangi rasa gatal yang disebabkan oleh alergi. Dari hasil studi menyatakan bahwa EGCG dalam teh hijau dapat mengurangi atau menghilangkan gatal karena alergi dan menyembuhkan secara bertahap.
Dampak Negatif Mengkonsumsi Teh :
· Mengkonsumsi teh lebih dari 24 jam dapat mengakibatkan diare.
· Wanita hamil dan menyusui harus membatasi minum teh, karena kebanyakan
minum teh hijau dapat mengurangi kadar asam folat di dalam tubuh ibu hamil.
· Bila berlebihan dapat menyebabkan anemia, gangguan ginjal (bahkan dapat
merusak (fungsi ginjal).
· Kandungan kafein yang tinggi pada teh,dapat menyebabkan insomnia,sulit tidur, dan dapat mempercepat detak jantung yang cukup berbahaya bagi penderita penyakit jantung kronis.
· Teh juga tidak terlalu baik untuk anak-anak karena dapat menurunkan nafsu makan.
Tips Sehat Untuk Minum Teh Hijau:
1. Minum 2 – 3 cangkir sehari
Zat yang terkandung di dalam teh hijau merupakan zat antioksidan alami, yang terdiri dari tanin dan flavonoid. Maka dari itu tidak disarankan mengkonsumsi minuman ini terlalu sering, karena bisa memicu adanya keracunan atau kerusakan hati. Sebaiknya teh hijau dikonsumsi tidak lebih dari dua sampai tiga cangkir sehari.
2. Hindari minum teh hijau saat perut kosong
Kafein dalam perut kosong dapat menyebabkan gangguan lambung. Sebaiknya isi terlebih dahulu perut Anda, lalu minum teh ini. Anda bisa menambahkan madu atau lemon di dalamnya.
3. Hindari minum teh hijau setelah makan
Meminum teh hijau setelah makan bisa menghambat penyerapan nutrisi makanan oleh tubuh. Karena kafein dan tanin dapat mencairkan cairan lambung, sehingga pencernaan terganggu. Sebaiknya konsumsi teh hijau 30 – 45 menit sesudah makan.
4. Jangan minum larut malam
Hindari konsumsi teh hijau di malam hari, karena dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan stres.
5. Singkirkan segera kantong teh hijau
Kantong teh yang sudah tercelup air sangat rawan terkena mikroba, jadi pindah segera kantong teh Anda ketika teh sudah siap untuk disajikan.
Cara Minum Teh yang Baik dan Benar
Selama minum teh dalam batas wajar dan mengikuti cara minum yang baik, maka minum teh akan menyehatkan dan menyegarkan. Agar mendapatkan manfaat dari meminum teh, maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain :
Minum teh dalam satu hari maksimal 5 cangkir teh, masing – masing sebanyak 200 ml.
· Sebaiknya minum teh paling tidak 1-2 jam sebelum dan sesudah makan makanan utama, karena beberapa zat gizi dapat dihambat penyerapannya oleh zat aktif dari teh
· Jika menggunnakan teh celup, sebaiknya jangan terlalu lama di rendam dalam air panas, paling tidak hanya sekitar 2-3 menit, karena diduga kantong dari teh celup mengandung clorine yang akan melebur saat proses penyeduhan teh.
· Teh sebaiknya dinikmati dalam kondisi hangat (65 derajat celsius) supaya segala kebaikan teh tidak rusak dikarenakan over heating bukan dalam kondisi panas (di atas 70 derajat celsius), karena kondisi over heating diduga dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan
· Teh sebaiknya dinikmati selagi hangat, jangan minum teh yang sudah lama dibiarkan dingin dalam suhu ruang karena faktor higienis.
· Hindari atau kurangi minum teh kemasan siap minum, karena diduga kandungan tehnya sangat sedikit dan lebih banyak menggunakan pewarna serta bahan pengawet lainnya
· Untuk mengoptimalkan manfaat dari minum teh, sebaiknya teh dikonsumsi tanpa pemanis, alias tawar.
· Teh susu atau teh campur susu dipercaya dapat mengurangi zat stimulan pada teh. Sedangkan teh lemon (lemon tea) dapat membantu melindungi sistem pencernaan serta dapat mencegah kerang pada dinding usus.
Hal yang perlu diperhatikan saat minum teh agar zat yang berguna dalam tubuh tidak hilang, antara lain:
· Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan dapat dinetralisir oleh zat stimulan teh.
· Jangan minum teh saat perut kosong terutama teh fermentasi sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga membuat perut sakit. Jadi, usahakan makanan atau buah-buahan sebelum meminum teh.
· Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat berkhasiat yang dikandungnya menjadi berkurang.
· Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zatnya yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh.
· Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.
· Sebaiknya jangan konsumsi teh bersamaan sayuran yang banyak mengandung mineral.
· Dengan menambahkan lemon dalam cangkir teh, akan memberikan astringent effect atau pelindung bagi pencernaan, karena asam sitrat yang terkandung dalam lemon akan mencegah timbulnya kerak didinding usus.
· Teh yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti camomile, peppermint, lemon blossom tidak mengandung kafein sama sekali. Teh ini dapat dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari.
Dan ternyata khasiat teh tidak hanya dapat kita peroleh dengan meminum seduhan teh saja. Kita juga bisa memanfaatkan ampas dari seduhan teh tersebut. Polifenol, kandungan antioksidan yang membuat minuman ini begitu bermanfaat, tetap tinggal dalam ampas teh.
Ampas teh adalah sisa teh yang telah di seduh yang biasanya di buang karena tidak di gunakan lagi.
Kandungan Kimia Ampas Teh
1. Polifenol
Polifenol pada teh berupa katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas yang disebabkan karena lingkungan udara yang telah tercemar polusi dan makanan. Selain itu, senyawa ini juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.
2. Vitamin E
Dalam satu cangkir teh terkandung vitamin E sekitar 100-200 IU merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan sekaligus membuat kulit menjadi halus.
3. Vitamin C
Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia terhadap penyakit.
4. Vitamin A
Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten.
Manfaat ampas teh sebagai kecantikan
a. Menyegarkan mata
Ampas teh dapat digunakan untuk menyegarkan mata. Caranya mudah, ambil ampas teh yang sudah dingin dan letakkan di atas pelupuk mata. Untuk hasil terbaik sebaiknya dilakukan 3 kali seminggu dan lakukan hal ini sebelum tidur.
b. Mengurangi jerawat
Caranya cukup mudah ambillah ampas teh, kemudian beri sedikit air dijadikan masker. Kemudian gosokkan pada wajah yang berjerawat dengan lembut dan lakukan selama 5 menit. Setelah itu bersihkan wajah dengan air bersih lakukan hal ini tiap hari sampai jerawat hilang.
c. Mencegah kerontokan rambut
Caranya cukup mudah, ambillah ampas teh secukupnya gunakan sebagai shampo dan lakukan sekali satu hari sampai anda rasa rambut cukup kuat.
d. Mencerahkan wajah
Caranya letakkan ampas teh yang sudah dingin pada wajah, kemudian pijit dengan lembut hingga merata diamkan selama 5 menit. Kemudian bersihkan wajah dari ampas teh. Untuk hasil terbaik lakukan hal ini seminggu sekali pada malam hari sebelum tidur.
1. Jerawat hilang dengan ampas teh
Ampas teh bisa digunakan untuk masker wajah yang memiliki peranan penting untuk menghilangkan bekas jerawat dan jerawat aktif yang membandel.
Cara Penggunaan:
Caranya dengan membasahi ampas teh tersebut dengan sedikit air. Kemudian bisa digosokkan ke daerah wajah dengan lembut dan perlahan selama kurang lebih lima menit. Setelah itu baru membilasnya memakai air bersih. Kalau jerawat terdapat nanah, sebaiknya jangan terapkan masker wajah tersebut.
2. Ampas teh bisa mencerahkan wajah
Ketika bangun tidur di pagi hari, membasuh wajah memakai air teh yang telah didiamkan selama semalaman. Air tersebut bisa menjadi pencuci muka, sedangkan ampasnya dijadikan untuk scrub wajah. Dengan perawatan ini maka bakteri pemicu jerawat akan mati, membuang sel kulit yang telah mati dan sekaligus menjadikan kulit muka terasa lebih halus.
Cara Penggunaan:
Setiap ampas teh yang digunakan untuk scrup muka ini pastikan belum diterkontaminasi oleh gula. Rendam kembali ampas teh tersebut di dalam air hanya selama 4 jam. Setelah itu gosokkan teh di daerah muka selama 2 menit. Agar khasiat ampas teh meresap ke bagian dalam pori-pori kulit muka. Kemudian membilasnya memakai air bersih dan keringkan segera dengan handuk lembut.
3. Kulit wajah terasa kencang dan awet muda berkat ampas teh
Ampas teh bisa dioleskan ke seluruh areal kulit wajah secara merata. Sebaiknya menerapkan cara perawatan tersebut di malam hari, saat menjelang akan tidur di malam hari. Diamkan ampas teh yang telah dibalurkan ke daerah muka selama semalam.
Esok harinya bisa membersihkan wajah dari ampas teh dengan memakai air hanya saat pembasuhan pertama. Sedangkan untuk pembasuhan kedua sebaiknya memakai air dingin. Terapkan metode perawatan wajah ini setiap malam, agar didapatkan hasil yang lebih memuaskan.
4. Menenangkan mata dengan ampas teh
Menatap layar komputer terlalu lama, menangis, kelilipan dan berbagai kondisi lainnya membuat mata lelah bisa menjadikan mata nampak bengkak. Pandangan mata juga terasa kurang jernih dan juga menimbulkan mata panda. Teh kaya antiosidan dan juga bersifat menenangkan, sehingga sangat cocok diterapkan untuk terapi pada mata. Caranya dengan menempelkan kantung teh celup bekas di atas kelopak mata. Kalau terapi ini diterapkan secara teratur sebelum tidur di malam hari sangat efektif untuk mencegah dan menghilangkan lingkar hitam di sekeliling mata atau mata panda.
5. Ampas teh melenyapkan bau kaki
Bau kaki tentunya sangat menjengkelkan, karena membuat rasa percaya diri akan hilang saat harus bertelanjang kaki. Tidak perlu bingung, dengan memanfaatkan ampas teh bau kaki bisa dilenyapkan secara alami, murah dan aman. Caranya sangat gampang dengan menambahkan ampas teh secukupnya, bisa juga memanfaatkan ampas teh celup ke dalam air hangat yang telah dimasukkan ke dalam baskom.
Cara Penggunaan
Celupkan kaki dan menggosokknya hingga ke bagian sela kaki. Selanjutnya merendam kaki selama kurang lebih 15 menit. Terapkan cara ini dengan teratur setiap malam selama 2-3 mingguan, khasiat ampas teh ini akan terasa dalam menghilangkan bau kaki. Ampas teh sangat bermanfaat dalam membunuh dan juga mencegah perkembangan bakteri jahat pemicu bau kaki.
DAFTAR PUSTAKA
http://ift.tt/2fJfUMQ
Sejarah Teh Di Indonesia
Teh (kandungan teh, manfaat teh, jenis teh dan karakteristiknya, kekurangan teh, anjuran minum teh)
Kelebihan Dan Kekurangan Teh
Astuti, M.P.2013.Khasiat dibalik Ampas Teh, Cikalongweran Bandung Barat: karya ilmiah remaja : 10 Januari 2014.
Semoga bermanfaat.*AR.
The post Dampak Minum Teh Bagi Kesehatan dan Kecantikan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta