BEKASIMEDIA.COM – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), Pemkot Bekasi berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) dan seluruh rumah sakit pemerintahan dan swasta bisa melayani masyarakat Kota Bekasi dengan lebih baik lagi melalui program–program Pemkot Bekasi.
Namun berbarengan dengan HKN, warga yang akan berobat di RSUD Kota Bekasi mengaku kecewa, pasalnya di RSUD saat ini kehabisan stok obat Anastesis penghilang rasa nyeri.
“Kita mau beli obat Anastesis itu untuk bapak saya, kata petugas habis. Ini RSUD Kota Bekasi bagaimana, sih? persediaan obatnya tidak standbye 24 jam?” kata Mimin salah satu warga Duren Jaya, yang mengantar bapaknya berobat.
Namun ketika beberapa awak media melakukan investigasi ke IGD dan bagian obat, kedua satpam memberikan arahan ke bagian Informasi. Namun sayangnya tim media malah dioper – oper. Setelah naik ke ruang Humas, masih saja dioper lagi.
“Kita sebagai warga yang berobat di rumah sakit pemerintahan, seharusnya pihak RSUD Kota Bekasi bisa lebih profesional. Masa obat-obatan di sebuah RS bisa sampai habis, bagaimana pelayanan kesehatan yang dijanjikan Pemerintah Kota Bekasi?” bebernya .
Terkait masalah ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dr. Kusnanto Sidi menanggapi bahwa berkaitan untuk konfirmasi permasalahan obat bisa langsung ke petugas yang bersangkutan. Namun dalam hal itu, para petugas RSUD tidak ada yang bisa dikonfirmasi beberapa media.
“Saya sudah koordinasikan kepada pihak RSUD agar memenuhi obat-obatan, terutama obat anastesis. Namun jika ingin lebih lengkap lagi, silakan hubungi ke direkturnya langsung.” papar Kusnanto. (*)
The post Hari Kesehatan Nasional, Warga Kecewa Stok Obat Anastesi di RSUD Kota Bekasi Habis appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta