Walikota Bantah Tudingan Dugaan Kepentingan Pengusaha Dibalik Pengamanan Aset Negara

BEKASIMEDIA.COM -Walikota Bekasi Rahmat Effendi membantah tudingan adanya pihak ketiga dibalik penggusuran bangunan liar yang menurutnya merupakan langkah positif dalam mengamankan aset negara, lahan Perum Jasa Tirta II (PJT II) yang selama puluhan tahun dimanfaatkan warga sebagai rumah tinggal. Hal itu diungkapkannya di sela-sela acara pisah sambut Kejari kota Bekasi Rabu malam (9/11) di Hotel Santika, Medan Satria, kota Bekasi.

“Ini apa lagi, kemarin bilang nggak ada koordinasi atau izin dari perum jasa tirta atas pembongkaran bangli, kan sudah dijawab lewat surat yang menyatakan bahwa penggusuran tersebut merupakan pengamanan aset negara dan nggak harus izin. Itu jawaban resmi Perum Jasa Tirta II,” tegas Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menanggapi tudingan sejumlah pihak yang menyatakan ada kepentingan pengusaha di balik pengamanan aset tersebut.

Pihaknya meminta agar semua pihak dapat melihat persoalan penertiban SS Pekayon Jaya Bekasi Selatan dengan lebih jernih. Bahwasanya penggusuran dilakukan karena selama ini warga membangun di atas lahan negara. Dan Pemerintah Kota Bekasi saat ini akan menggunakan lahan tersebut sebagai jalan raya penghubung agar dapat mengurai kemacetan dan sekaligus mempermudah warga dalam beraktivitas.

“Pak Tanjung itu kan faham sebenarnya jika saat ini kota Bekasi masih banyak butuh akses jalan. Jadi harus diluruskan statement-nya, kemarin ada yang nuduh nyerobot lahan sudah terjawab, Perum Jasa Tirta clear, sekarang ritel -ritel yang mana, ada juga mau buat jalan tembus dan mereka juga nanti menikmati juga jalan tembus tersebut jika sudah jadi,” Katanya lagi.

Walikota juga meminta agar semua pihak tidak memperkeruh suasana. Saat ini Pemerintah juga sedang mengusahakan agar seluruh warga yang ditertibkan dapat tinggal di Rusunawa jalan Baru Underpas, namun tinggal penyambungan saluran listrik dari PLN. Bahkan surat pengajuan pembangunan Rusunawa di daerah kelurahan Sumur Batu, Bantar Gebang juga sedang diupayakan.

“Saat ini kita semua sedang mencari solusi bagi persoalan pembangunan di kota Bekasi. Tapi saat ini yang paling dibutuhkan adalah akses Jalan. Kemudian kita juga akan bangun beberapa tower Rusunawa lagi untuk warga yang kurang mampu,” katanya lagi.

Hal senada diungkapkan Kepala Seksi Penataan Bangunan Dinas Tata Kota Bekasi jika penggusuran bangli semata-mata untuk pembuatan akses jalan dan tidak ada kepentingan lain apalagi kepentingan pengusaha.

“Ini murni untuk pembangunan jalan tidak ada niat lain,” ujarnya. (Aa)

The post Walikota Bantah Tudingan Dugaan Kepentingan Pengusaha Dibalik Pengamanan Aset Negara appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama