Sebuah Renungan: Ayat-Ayat Tentang Hidayah

Sebagian orang sering mengaitkan hidayah itu dengan kelompoknya atau ormasnya, padahal hidayah dalam Islam biasanya disandingkan kepada perkara yg merupakan pokok atau ushul dalam urusan agama Islam seperti rukun Islam, rukun Iman, atau rukun Ihsan.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan hidayah menurut Allah SWT dan Rosul-Nya?

Mari kita tadabburi ayat-ayat hidayah berikut ini:

A. Al Baqoroh QS. 2 : 1-2

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

B. Al Baqoroh 2 : 120

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

C. Al Maidah 5 : 16

يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.

D. Al A’raf 7 : 178

مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi.

E. Al Isro’ 17 : 97

وَمَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِهِ ۖ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ عُمْيًا وَبُكْمًا وَصُمًّا ۖ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَاهُمْ سَعِيرًا

Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.

F. Al Kahfi 18 : 13

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى

Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

G. Al Qolam 68 : 7

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Dari penjelasan ayat di atas semoga kita bisa mengambil sebuah pemahaman yang utuh tentang hidayah bahwa sanya hidayah ialah petunjuk Islam, yaitu sistem ( الدين ) yang syamil dan mutakammil.

Mencakup seluruh aspek-aspeknya dan seluruh cabang-cabang dalam aplikasinya. Sehingga jika seseorang berperan sebagai dai, maka tugasnya adalah mengajak kepada hidayah Islam. Bukan kepada kelompoknya atau golongannya.

دعوة الناس الى الله حتى يكفر بالطاغوت ويؤمن باالله

Dakwah adalah mengajak manusia kepada jalan Allah (Islam) sehingga ia mengingkari thaghut (sesembahan selain Allah) dan beriman kepada Allah.

Karena Allah menurunkan utusannya dari awalnya sampai yang terakhirnya maka kita selain meyakini Allah juga harus ber-ittiba kepada Rosul-Nya, melaui ajaran atau sunnah-sunnahnya serta sunnah para khulafaur rosyidin yang mendapatkan petunjuk.

Rosulullah SAW Bersabda :

فوالله ، لان يهدى بك رجل واحد خير لك من حمر النعم

Fawallahi laka, La anna Yuhda bika rojulin waa hidin khoirun laka min humrin na’ami

“Demi Allah, Hidayah Allah dari/melalui tanganmu lebih baik dari unta merah. (HR. MUSLIM)

Semoga kita bersinergi dan bersama dalam berdakwah menyebarkan hidayah Islam melalui individu kita, keluarga kita, organisasi kita, partai kita, masjid kita, sekolah kita, supermarket kita, dan sarana-sarana kita yang lainnya.

Karena organisasi kita, golongan kita, hizb kita, jamaah kita adalah bagian dari jamaah kaum muslimin (Jamaatun minal muslimin bukan jamaatul muslim)

جماعة من المسلمين ليس جماعة المسلم

Wallahu A’lam

Dimyat Muqsith
@dimyat1

Referensi
1. Al Quranul Kariim
2. Qowaidud Dakwah Hammam Abdurrahman Said
3. Menuju Jamaatul Muslim Pustaka Al Kautsar

The post Sebuah Renungan: Ayat-Ayat Tentang Hidayah appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama