BY dr Riris Wd,M.Si
Dokter Saintifikasi Jamu, Herbal Medik, Praktisi Herbal, Akupunkturis, Konsultan Kecantikan dan Kesehatan, Dosen Stikes RS IMC Bintaro,dan Peneliti Herbal Medis dan Kecantikan, Penulis
Keutamaan dan sunnah sahur ada dalam Firman Allah Ta’ala, “Dan makan minumlah kalian hingga telah jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam waktu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.” (Al-Baqarah: 187)
Hadist Abu Sa’idal-Khudri-radhiallahu’anhu-dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sahur adalah berkah, makan janganlah kalian meninggalkannya walaupun salah seorang diantara kalian hanya dengan meneguk satu tegukan air. Karena sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang makan sahur.”(HR. Ahmad 3/12 dan 44)
Saat berbuka puasa maupun sahur, kita harus memilih makanan yang membuat tubuh tetap sehat dan energi lebih maksimal.
Nah, ada beberapa makananan yang sebaiknya dihindari juga saat puasa agar tetap fokus dan prima.
Anjuran yang baik adalah mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik.
Pada saat sahur dan buka nutrisi makanan harus seimbang, seperti makan sayur, daging, produk susu dan buah.
Untuk sahur, konsumsilah makanan yang membuat tubuh terhidrasi (terhidrasi adalah kondisi seimbang cairan dalam tubuh yang merupakan syarat penting menjamin fungsi metabolisme sel tubuh) dan memberikan cukup energi.
Terkadang saat puasa membuat kalap dengan makanan yang ada. Dan tak memilih asupan yang tepat bagi kebutuhan tubuh.
Berikut anjuran bahan makanan yang dianjurkan:
Makanan kaya protein
Telur tinggi protein dan sangat bergizi. Telur membantu tetap kenyang dan dapat dikreasikan menjadi berbagai makanan. Telur adalah makanan yang paling padat gizi di antaranya mengandung 90% kalsium, mineral, zat besi yang terdapat dalam kuning telur dan mengandung 6 gram protein dan 9 asam amino esensial yang terdapat dalam putih telur.
Telur ayam juga memiliki kandungan berbagai macam senyawa aktif yang sangat berkhasiat untuk menjaga, merawat dan menutrisi kulit. Telur ayam juga membantu masalah pada kulit seperti jerawat, komedo dan lainnnya.. Telur ayam memiliki berbagai kandungan vitamin, mineral seperti vitamin A, ribovlafin, asam folat, vitamin B6, vitamin B12, zat besi, kalium, kalsium, fosfor dan sumber protein yang sangat tinggi. Selain itu kandungan yang terdapat dalam kuning telur itu sendiri yaitu mengandung vitamin A, D, dan vitamin E.
Makanan kaya serat
Makanan seperti oat, membantu mengubah serat yang larut dalam air menjadi gel di perut sehingga memperlambat pencernaan. Makanan seperti itu juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah sehingga tubuh tetap berenergi selama berpuasa.
Peran serat dalam konsumsi makanan sangat diperlukan untuk mencegah konstipasi (sembelit). Sumber serat yang lain adalah sayur-sayuranan, buah, biji-bijian, padi-padian, kacang-kacangan.
Kalsium dan vitamin
Smoothie yoghurt atau susu vanila membatu perut kenyang dan tubuh terhidrasi sepanjang hari.
Buah Kurma (nama latinnya : Phoenix dactylifera) adalah salah satu pilihan terbaik untuk berbuka karena membantu tubuh terhidrasi cepat sekaligus energi untuk merasa segar setelah berpuasa.
Kurma membantu tubuh karena:
1.Mempunyai kandungan gula yang cukup tinggi dan umumnya berasal dari jenis glukosa dan fruktosa. Akan tetapi varietas Deglet Noor yang tumbuh di California mengandung sukrosa (gula pasir). Jenis gula yang terdapat pada kurma adalah hasil pengolahan secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Kandungan gula yang tinggi menjadikan buah ini merupakan sumber energi instan untuk mengembalikan energi yang hilang pada saat berpuasa dan menormalkan kadar gula darah. Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit.Tetapi gula yang terkandung dalam kurma habis terserap dalam tempo 40-45 menit. Ini disebabkan karena adanya serat yang terkandung di dalamnya. Sehingga orang yang makan kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar lebih lama.
2. Sumber Serat (Kurma adalah sumber serat pangan yang baik). The American Cancer Society merekomendasikan mengkonsumsi serat 20-30 gram per hari. Serat pangan terdiri dari dua jenis yaitu serat pangan larut dan serat pangan tak larut. Serat pangan tak larut berfungsi meningkatkan volume feses sehingga menurunkan waktu transit di usus dan lebih mudah dikeluarkan.
3. Mengontrol Diabetes, menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah (Serat pangan kurma yang larut dapat membantu mengontrol diabetes dengan menurunkan peningkatan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah).
4. Sumber Mineral, fungsi mineral secara umum membuat denyut jantung makin teratur, mengaktifkan kontraksi otot serta berperan dalam tekanan darah. Kurma kaya akan kalium dan rendah sodium. Kalium berperan dalam memelihara kontraksi otot termasuk juga otot jantung.
5. Memelihara sistem syaraf, dan menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh. Karena kalium tidak disimpan dalan tubuh dan banyak hilang melalui keringat, sehingga perlu disuplai dari makanan. Kalium membantu menurunkan tekanan darah, menurut Dr. Louis Tobian,Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University AS Dan kurma bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, Hasil penelitian merekomendasikan untuk mengkonsumsi sekitar 400 mg kalium dapat menurunkan resiko stroke sebesar 40%. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut kita hanya perlu mengkonsumsi sekitar 65 gram atau 5 buah kurma kering. Selain kalium, kurma juga mengandung mineral-mineral penting seperti kalsium, besi, magnesium, mangan, tembaga dan fosfor.
6. Sumber Vitamin : vitamin A, tiamin (Vit B1), riboflavin (Vit B2), niasin (Vit B3), dan asam pantotenat (Vit B5), vitamin C dan vitamin E).
7. Sumber Fitokimia (kurma mengandung salisilat alami dalam dosis rendah) Salisilat dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau penghilang rasa sakit dan demam. Berdasarkan hal tersebut para pakar mengharapkan dosis rendah salilisat dalam kurma secara kontinyu bisa juga meredakan sakit kepala.
8. Antioksidan : karena kurma mengandung senyawa fenol dan karoten.
Air Minum sebanyak mungkin air putih atau jus buah antara berbuka dan sebelum tidur untuk menghindari dehidrasi.
Kacang
Kacang almon, misalnya, yang mengandung lemak baik yang dibutuhkan tubuh saat berpuasa. Selain itu, kacang menjaga perut kenyang tanpa keinginan untuk makan berlebihan. Sayur Timun, selada dan sayuran berserat tinggi lainnya bagus untuk tubuh saat berbuka. Tidak hanya menghilangkan haus, tapi juga baik untuk menjaga kesehatan kulit dan menghindari sembelit. Sayuran juga kaya akan protein, mengandung serat tinggi, dan mineral (zat besi kalsium, kalium), kaya fitonutrien seperti karotenoid, vitamin C, vitamin K, dan asam folat, kandungan lemak sangat rendah. kaya protein yang membantu untuk membangun otot, serat yang banyak dalam sayur mengeluarkan racun dari tubuh kita,dengan membantu pencernaan, fitokimia, vitamin A, sulforaphane (senyawa antikanker dan anti diabetes), vitamin B9 (membuat pertumbuhan sel-sel dalam tubuh menjadi cepat, dan juga diperlukan untuk memproduksi sel darah merah yang sehat untuk mencegah anemia), asam folat (penting bagi wanita hamil, membantu gangguan pada usus besar, mengandung karbohidrat. Sayuran mengandung vitamin B1 (sebagai antineuritik, membantu untuk mencegah penyakit sistem saraf,antioksidan, fitokimia, serat, sayuran segar memastikan kelancaran fungsi semua proses dalam tubuh, dan membantu manajemen berat badan.
Saat sahur,hindari makanan-makanan ini :
Karbohidrat olahan
Makanan yang hanya tahan 3-4 jam dan tidak cukup bergizi, seperti gula, tepung, pastry dan donat. Makanan asin
Makanan asin menyebabkan kadar sodium di tubuh tidak seimbang sehingga menimbulkan haus. Sebaiknya hindari kacang asin, acar, keripik dan makanan yang mengandung kecap. Kafein Kopi mengandung kafein yang bisa menyebabkan insomnia dan tidak membuat tubuh terhidrasi. Akibatnya, akan merasa haus saat puasa.
Jangan mengonsumsi makanan di bawah ini saat berbuka :
Makan / minuman bersodium ( dengan pengawet atau dalam kaleng)
Minuman berkarbonasi
Minuman yang mengandung soda, sebaiknya dihindari saat berbuka. Perbanyak air putih atau air kelapa untuk menghilangkan dahaga.
Alasan menghindari minuman karbonasi, karena soda tidak mempunyai nilai gizi selain kandungan kalori dan gulanya yang tinggi.
Bersifat diuretik yang menyebabkan dehidrasi karena meningkatkan produksi urine dan mengganggu kecantikan karena akan memudahkan kulit menua dengan cepat karena efek dehidrasi.
Kandungan asam fosfor dalam minuman bersoda yang menimbulkan sensasi kesegaran atau gelembung –gelembung udara ternyata dapat menggerogoti tulang,
Menyebabkan erosi lambung. Dan mengganggu proses pencernaan karena kandungan CO2 nya menyebabkan lambung tidak bisa menghasilkan enzim yang penting bagi proses pencernaan.
Kandungan Natriumnya mengganggu jantung
Jika dikonsumsi terus menerus menimbulkan resiko diabetes tipe 2 karena kandungan gulanya byang tinggi, memberikan efek kafein yang dikandungnya yaitu insomnia, tekanan darah tinggi dan detak janatung yang tidak beraturan.
Makanan dengan gula tinggi
Makanan yang mengandung kadar gula tinggi seperti permen dan coklat sebaiknya dihindari karena dapat menaikkan berat badan bila dikonsumsi setiap hari. Sebab gula itu menaikkan kadar gula kita, yang akan melonjak dalam waktu setengah jam, tetapi dalam waktu satu jam akan drop, dan disaat drop tubuh akan lemas, lapar. Makanya saat imsak, disarankan makan karbnohidrat kompoleks, tinggi serat yaitu buah diblender, bukan dijus.
Gorengan Meski pun enak, sebaiknya kurangi gorengan selama Ramadhan demi kesehatan, dengan alasan “Saat puasa, kita kehilangan banyak karbohidrat, protein dan air, tapi tidak untuk lemak. Untuk itu, tidak dianjurkan makan gorengan saat buka puasa karena lemak akan bertambah dan bisa jadi ini alasan banyak orang gemuk setelah puasa. *AR.
The post Puasa Smart: “Jangan Asal Kenyang Saat Sahur dan Buka Puasa” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta