BEKASIMEDIA.COM — DPC PKB Kota Bekasi memberikan santunan bagi anak yatim di lingkungan pondok pesantren Fatahillah Kampung Asem, Ciketing, Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/6/2017).
Acara ini dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Hanif Dhakiri dan ketua dewan Tanfidz PKB kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri. Kegiatan ini sekaligus sebagai safari Ramadhan dan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.
“Pertama ini bagian dari merayakan kegembiraan ramadhan, tradisi ramadhan di kota Bekasi ini begitu luar biasa masyarakat mengisi malam malam ramadhan dengan bertadarus dan sebagainya, namun kemudian juga sambil menemani mereka kita juga menyerap aspirasi masyarakat,” kata Ustuchri.
Dari hasil berdiskusi dengan masyarakat, kata Ustuchri banyak persoalan Yang ternyata muncul, “meskipun buat saya sebagai anggota DPRD kota Bekasi dan juga Hanif Dhakiri sebagai Menteri Tenaga Kerja out of contact, karena sudah menjadi sebuah kebutuhan umum masyarakat baik itu persoalan kenaikan Tarif Daya Listrik, mau lainnya. Tentunya ini menjadi sebuah perhatian kami,” imbuh Ushtuchri.
Pihaknya berharap para pemimpin lokal, daerah maupun pusat banyak bersafari Ramadhan, begitu juga partai-partai yang harus punya pijakan di masyarakat, paham persoalan masyarakat, bersama masyarakat menghadapi persoalan-persoalan serta mencari solusinya sehingga Ramadhan ini bukan berarti dipolitisasi, “ini karena momen orang pada kumpul, silaturrahim dan di situlah kita meskinya partai dan politisi hadir menyerap aspirasi, melihat perkembangan, meramu merumuskan sehingga menjadi sebuah visi yang diperjuangkan,” tambahnya.
Berbicara masalah Pilkada 2018 kota Bekasi, kata Ustuchri masih sangat dinamis dan pihaknya berharap kota Bekasi mendapatkan pemimpin yang terbaik. “Koalisi Pepen Ahmad Syaikhu (PAS) saya kira cukup on the track tinggal kita melihat persoalan chemistry- nya apakah masih terus berjalan, kita berharap semakin baik chemistry-nya tapi sekali lagi ini adalah politik, ranah seninya kekuasaan dan buat PKB yang terbaik adalah mendukung siapapun yang kemudian menurut masyarakat kota Bekasi dan menurut konsultasi kita kepada para ulama ini menjadi yang Terbaik,” tukasnya.
Hampir semua calon, kata dia bisa dilihat dari track record selama ini. Yang penting adalah tipe pemimpin yang peduli kepada orang Bekasi, peduli sama kaum santri. “Persoalan siapanya ini masih terus berkembang.” Tandasnya. (dns)
The post Safari Ramadhan, Membangun Empati Menyerap Aspirasi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta