BEKASIMEDIA.COM – “Sebagai umat katolik saya menolak tegas visualisasi pasien dalam ambulan mengunakan kalung salib, kami tak ingin dibenturkan”.
Hal ini seperti disampaikan seorang umat katolik, Fransiskus Widodo melalui Akun twitternya @bengkeldodo pada Jumat (30/6/17) malam. Cuitan ini menanggapi video juara pertama Police Movie Festival 4 2017 berjudul, “Kau Adalah Aku Yang Lain” yang kini banyak dipermasalahkan banyak kalangan.
Justru, lanjut Fransiskus Widodo, dalam pengalaman hidupnya selalu berdampingan dan saling tolong menolong.
Selanjutnya Fransiskus Widodo menulis;
3. Tidak pernah saya temui hal di dunia nyata seperti apa yang di tampilkan dlm vidio pendek itu.
4. Saya sebagai umat katolik menolak sangat sangat tegas simbol2 ke agamaan kami di gunakan sebagai pemicu kontroversi http://pic.twitter.com/Ilgjca9yqU
— fransiskus widodo (@bengkeldodo) June 30, 2017
5. Saya bertetangga dengan muslim, kami mengutamakan hati dlm bermasyarakat dalam kebersamaan.
6. Saya sebagai pemeluk agama Katolik saja merasakan bahwa vidio itu sangat menyudutkan sodara” ku umat muslim.
7. Sehingga saya menolak tegas, gambaran pasien dlm ambulan yg mengunakan kalung salib.
8. Saya rasakan lebih banyak efek negatif dari pada positif dari yg didapat dari vidio tersebut.
9. Saya harapkan tidak ada lagi hal” yg mengunakan atribut” keagamaan yang dapat memicu kontroversi.
10 . Selam damai bagi sodaraku umat islam,salam sejahtera bagi seluruh umat beragama apapun di Indonesia.
11. Mari terus jaga kerukunan yg telah kita bina, Indonesia besar karna perbedaan,bukan karna keseragaman.
(eas)
The post Umat Katolik Ini Menolak Video Polri Berbau SARA, Ini Alasannya.. appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta