Masjid As Salam BPKP Jadi Saksi Bengkulu Peduli Palestina

PASBERITA.comSeorang anak kecil dengan luka di pelipis menangis di atas ranjang rumah sakit darurat, darah berceceran diwajah dan bajunya, seorang laki-laki berlari-lari menggendong anaknya yang berdarah ke dalam mobil ambulan, dan terlihat di depan kerumunan ibu-ibu menangis histeris karena kehilangan seluruh anggota keluarganya. Demikian gambaran cuplikan video memilukan yang diputar dalam sesi taujih Syekh Jehad Halabidin asal Palestina.

Safari Ramadhan Syekh asal Palestina bersama Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) di Bengkulu Kamis (25/6/2015) dimulai di Masjid As Salam Kantor Badan Pemerikasa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu. Terlihat puluhan jamaah masjid mengikuti acara dengan seksama. Kuliah singkat ba'da sholat zuhur yang disampaikan Syekh Jehad memeberikan gambaran tentang kondisi terkini Palestina. Kondisi warga dan masjid Al-Aqso disertai tampilan beberapa video kondisi Palestina terkini.

Dalam kesempatan itu Syekh Jehad menyampaikan secara langsung kegembiraanya bisa bertemu dengan kaum muslimin di Indonesia khususnya di Bengkulu. 

"Saya datang dari negeri Syam, negeri yang diberkahi yang didalamnya ada Masjid Al-Aqso dan saya pergi ke Indonesia merasa bergembira sekali karena saya merasa saya punya saudara di Indonesia, dan saya bergembira bertemu dengan saudara-saudara di sini," ucap Ustadz Syahrul Azwar menerjemahkan perkataan Syekh Jehad kepada hadirin yang hadir.

Selanjutnya Syekh Jehad mengajak hadirin untuk memaksimalkan amal di bulan Ramadhan ini dengan banyak beribadah kepada Allah SWT, mendekat kepada-Nya dengan berbagai amal unggulan. Karena di bulan Ramadhan ini seluruh amal ibadah dilipatgandakan semua pahalanya oleh Allah SWT. Meningkatkan kepedulian dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT, mendoakan berbagai kebaikan bagi seluruh kaum muslimin yang hari ini masih dalam kesulitan, khususnya di Palestina yang kini dalam kondisi terisolir dan kembali ditekan oleh Israel.

Diakhir sesi, KNRP Provinsi Bengkulu mempersilahkan para hadirin yang hendak berinfak untuk Palestina dengan mengedarkan kotak infak dan melelang kain syal palestin untuk hadirin yang berminat. Terkumpul dalam acara tersebut uang sejumlah Rp 10.374.000,- dari donasi hadirin jamaah Masjid As Salam BPKP.

Adi Sucipto, Lc, Ketua Korps Mubaligh KNRP Wilayah Bengkulu selaku ketua panitia Safari Ramadhan dalam pernyataan penutupnya kepada hadirin mengungkapkan bahwa hal ini menunjukkan kepedulian yang besar masyarakat Bengkulu terhadap Palestina, dalam waktu singkat dan mendadak hadirin mampu memberikan donasi sebesar itu. Donasi yang diberikan oleh hadirin akan langsung disampaikan kepada rakyat Palestina.

"Kami dari KNRP Provinsi Bengkulu sangat berterimakasih atas kepedulian hadirin sekalian, dan kita akan terus peduli terhadap Palestina selama Masjid Al Aqso belum dibebaskan dan Palestina belum merdeka, karena Masjid Al Aqso adalah masjid milik kita semua, bukan hanya milik rakyat Palestina," pungkasnya. (*)




 

Sumber
via PAs Berita

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama