SuaraJakarta.co, JAKARTA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki saham di beberapa merk bir ternama, seperti Anker Bir dan Carlsberg Bir, yaitu PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan kembali mendapatkan dana segar dari Pemprov DKI sebesar 7,7 triliun
Melalui skema Penyertaan Modal Pemerintah (PMP), suntikan modal tersebut akan diajukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2015 mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Ahok mengatakan, pemberian suntikan modal itu, lantaran BUMD ini akan menjalankan sejumlah proyek besar. Nilai investasi proyek yang akan dikerjakan mencapai Rp 7,7 triliun.
Ahok diakui akan lebih leluasa untuk memberikan modal tersebut dikarenakan DPRD DKI pada tahun anggaran ini tidak lagi memiliki fungsi pengawasan anggaran. Sehingga, Ahok menyampaikan bahwa APBD-P tahun ini nantinya akan disahkan cukup dengan Pergub
“Kita akan kasih PMP. Kita konglomerat. APBD-P kan Pergub. Saya mau kasih PMP Rp 7,7 triliun. Kita gak kalah dengan perusahaan besar kok,” kata Basuki, usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jakarta Propertindo di Thamrin City, sebagaimana dikutip dari laman beritajakarta.com, Selasa (23/6).
Beberapa program yang disetujui dalam RUPS PT Jakpro antara lain, pembangunan rusun sebanyak 13 ribu unit, wisma atlet, pembangunan insenerator PLTG, akuisisi perusahaan yang potensial, serta rencana pelimpahan beberapa BUMD untuk bergabung ke dalam Jakpro. Dengan memberikan suntikan dana sebesar itu, Ahok, begitu Basuki disapa, juga berharap pada 2018 PT Jakpro juga dapat segera membentuk holding, seperti layaknya Temasek Holdings, perusahaan investasi milik Singapura.
“Kami mau Jakpro itu seperti yang Pak Jokowi katakan. BUMD itu kaya model Temasek,” ujarnya.
Megapolitan
Disuntik Dana Segar, PT Jakpro Beli Palyja Rp 650 Miliar
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi
Rabu, 2 Oktober 2013 | 13:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – DPRD DKI telah mengesahkan APBD Perubahan DKI 2013 sebesar Rp 50,1 triliun. Di dalam APBD Perubahan itu, telah disetujui sebesar Rp 750 miliar untuk penyertaan modal pemerintah (PMP) PT Jakarta Propertindo.
Bantuan 650 miliar
Sebelumnya, pada Oktober 2013, diketahui bahwa PT Jakpro mendapatkan PMP pula dari Pemprov DKI sebesar 650 miliar. Sebagian dana itu akan digunakan untuk membeli 49 persen saham PT PAM Palyja, dan sisanya untuk pengerjaan proyek penanggulangan banjir
Direktur Utama PT Jakpro Budi Karya Sumadi mengatakan PMP itu akan digunakan untuk membeli 49 persen saham PAM Lyonaise Jaya (Palyja) dari Astratel dan Water Treatment Plan (WTP) di Kanal Banjir Barat (KBB).
“Jadi, Rp 650 miliar untuk pembelian saham Palyja dan Rp 100 miliar sisanya untuk WTP di Kanal Banjir Barat,” kata Budi Karya, di Balaikota Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman Kompas.com, Rabu (2/10/2013).
Budi menambahkan bahwa dirinya berharap melalui pembelian saham Palyja itu, masyarakat atau pengguna air tidak lagi kesulitan dalam mendapat pasokan air bersih. Sementara untuk program WTP di Kanal Banjir Barat, saat ini, PT Jakpro sedang melakukan riset dan studi. Tahun depan, baru akan membangun proyek yang bekerjasama dengan PD PAM Jaya.
The post Pemprov DKI Kembali Gelontorkan Uang 7,7 Triliun untuk PT Jakpro appeared first on SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia.
Sumber : Suara Jakarta