Bekasimedia – Pesawat Trigana Air yang membawa 54 penumpang hilang kontak setelah terbang selama setengah jam dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Oksibil pada tanggal 16 agustus 2015. Sampai kemarin (18/8/15), tim SAR juga sudah menemukan 54 korban. Namun kondisinya yang hangus terbakar membuat korban sulit diidentifikasi. Tim SAR pun sudah menemukan dan mengamankan black box dari pesawat Trigana Air bernomor penerbangan IL-257 tersebut.
Sejauh ini pihak KNKT belum dapat memastikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Hanya ada kesimpulan sementara pesawat menabrak bukit Oksok. Itupun seharusnya dapat dideteksi oleh pandangan visual pilot sejauh 5 kilometer.
Berikut kronologis jatuhnya Trigana Air IL-257 :
16 Agustus 2015
14.21 WIT : Pesawat berangkat dari Bandara Sentani dengan mengangkut 5 orang kru, 49 penumpang, dan bagasi untuk menyimpan uang sebanyak Rp. 6.5 miliar.
14.55 WIT : Pesawat terakhir mengontak Tower Oksibil (keterangan : Ketinggian pesawat berada di 13,5 ribu kaki atau 4,1 kilometer. Pilot meminta izin untuk memasuki sirkuit Oksibil untuk mendarat).
15.00 WIT : Tower Oksibil mengontak balik, namun tak ada lagi balasan dari pesawat. (Keterangan : Pesawat terakhir terpantau di radar pada ketinggian 8.8 ribu kaki dengan jarak 7 mil dari Bandara Oksibil).
Lokasi jatuhnya pesawat berada pada Lereng Bukit Oksok dengan kemiringan 45˚ di ketinggian 8,5 ribu kaki. (JJ2
The post Inilah Kronologis jatuhnya Pesawat Trigana Air appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta