Bekasimedia – Pedro Rodriguez, pesepakbola yang lahir di Pulau Canary, Tenerife yang menjadi salah satu bagian dari Spanyol memulai karirnya di klub lokal, Raqui San Isidro dan kebetulan memang tempat latihan klub tersebut berada dekat dengan rumah tempat tinggalnya. Pada suatu saat ketika ia masih berumur 17 tahun diberikan kesempatan untuk melakoni debut seniornya bersama San Isidro, salah satu pemandu bakat Barcelona hadir pada kesempatan tersebut yang kemudian menjadi lonjakan besar didalam karirnya.
Tidak cukup sampai disitu, Pep Guardiola yang pada awal musim 2008/2009 diangkat menjadi pelatih kepala Barcelona oleh Joan Laporta memberikan berkah untuk Pedro, selain Pedro nama lain dan terhitung sudah “berumur” untuk pemain Barcelona B adalah Sergio Busquets yang menjadikan mereka sebagai “penemuan” penting Pep Guardiola.
Pedro kala itu mampu memukau Pep Guardiola dengan permainannya yang penuh determinasi serta sangat bekerja keras untuk menambah daya gedor Barcelona di lini depan maupun bertahan sampai belakang, mungkin ini juga yang membuat Jose Mourinho terpincut merekrutnya dengan biaya yang tak main-main yaitu 30 juta euro.
7 Tahun karirnya di Barcelona menjadikannya sebagai seorang bintang, mengoleksi total 20 Piala selama berseragam Barcelona dengan Piala Super Eropa sebagai piala terakhirnya karena Barcelona gagal merengkuh Piala Super Spanyol. Selama 7 tahun itu pula ia telah bermain bersama pesepakbola yang namanya mentereng seantero dunia yaitu Zlatan Ibrahimovic, Thierry Henry, David Villa dan Alexis Sanchez.
Pada tahun 2010 ia memecahkan rekor sebagai pemain Barcelona pertama yang mampu mecetak gol diberbagai ajang, yang kemudian ditahun berikutnya Lionel Messi mampu melakukan hal yang sama.
Dengan program “Solidaritas Pengembangan Dan Pegemblengan FIFA” maka biaya transfer Pedro Rodriguez akan sangat membantu tim yang berasal dari kampung halamannya San Isidro, klub yang menghuni kasta kelima Liga Spanyol dan hanya mempunyai Stadion dengan kapasitas 2700 penonton yang mungkin masih kalah dengan kapasitas GOR Sumantri ini akan mendapatkan bantuan sebesar 450.000 euro.
Pemilik klub San Isidro Jaime Lorenzo mengaku sudah beberapa tahun terakhir berhasil membuat klub terhindar dari kebangkrutan dan hukuman larangan pembelian pemain.
“Ketika pertama kali saya datang ke klub ini, kita memiliki hutang sekitar 300.000 euro dan sekarang saya sangat bersyukur hutang kita hanya tersisa 20.000 euro, untuk pembangunan dan keamanan sekitar,” ungkap Jaime.
Dengan “bantuan” yang secara tidak langsung Pedro berikan kepada klubnya maka San Isidro akan melunasi hutang yang menghimpit mereka, kepada El Dorsal Jaime mengungkapkan bagaimana ia aka menggunakan dana tersebut.
“Tentunya, kita akan langsung melunasi hutang terlebih dahulu. Kemudian setelah itu saya akan membeli beberapa apartemen. Agar nantinya biaya bulanan kita tidak berharap dari subsidi masyarakat sekitar lagi, karena dengan Apartemen tersebut yang nantinya kita akan sewakan, sebulannya kita bisa mendapatkan pendapatan bersih 5000 sampai 6000 euro dan tentunya apartemen-apartemen tersebut menjadi aset klub untuk masa-masa mendatang.”
Dengan kondisi finansial yang membaik Jaime pun berharap perlahan San Isidro bisa menaiki tangga kompetisi Liga Spanyol secara perlahan.
“Saya berharap dengan kondisi seperti ini, dalam beberapa tahun kedepan kita bisa mendatangkan seorang pemain yang mampu mengangkat tim ini, agar nantinya kita bisa naik ke Liga yang lebih tingakatannya. Untuk musim ini saya rasa skuad yang kita miliki sudah cukup baik.”
Kedatangan Pedro ke Chelsea juga memberi pilihan Jose Mourinho meracik skuadnya, Mourinho berharap ia tidak kembali gagal dengan pilihannya. De Bruyne, Schurrle, Salah dan Cuadrado adalah beberapa pemain yang ia datangkan ke Chelsea dan kemudian gagal menunjukkan ekpektasi yang ia berikan yang malah kembali ia jual atau pinjamkan.
Pilihan Pedro kepada Chelsea pun menurut Marca adalah karena bujuk rayu Jose Mourinho dan mantan rekan setimnya Cesc Fabregas. Karena seperti sudah diketahui dalam beberapa hari terakhir ia lebih dekat ke Manchester United, namun diakhir kesempatan yang mungkin ada campur tangan Victor Valdes ia lebih memilih Chelsea.
Setelah memberikan manfaat untuk Barcelona dan San Isidro sekarang waktunya bagi Pedro Rodriguez menunjukkan apa yang bisa ia berikan untuk Chelsea, apalagi Chelsea sedang bertengger di zona degradasi Liga Inggris setelah hanya mampu mengoleksi 1 poin dari 2 laga awalnya lewat hasil imbang melawan Swansea 2-2 dan kekalahan telak dari rivalnya Manchester City 3-0. (frb)
The post Transfer Pedro Rodriguez Bawa Berkah Bagi Klub Kecil di Kampungnya appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta