Waspada Pria Pemburu Seks di Jejaring Sosial

 

Bekasimedia – Akhir-akhir ini muncul postingan di laman facebook mengenai kasus wanita yang diperdaya pria yang mengaku saleh. Salah satu postingan pada akun Meutia Halida Umm Harits yang ditulis Minggu (16/8/15), contohnya.

“Sore ini satu pesan BBM masuk ke handphone saya. Dari fulanah, teman yang sudah saya kenal cukup lama. Mulai dari zaman Twitter sampai sekarang,” tulis Meutia.

Selanjutnya Meutia menuliskan percakapannya dengan seorang perempuan yang ia tulis dengan nama “fulanah”.

Fulanah: Kak Meut.. afwan boleh tanya ga.. ikhwan yang diadili di Istiqlal kemarin apakah ikhwan asal kota P yang namanya A******?

Me: Afwan, kok bisa nyimpulin namanya A****** darimana ya?

Lalu mengalirlah cerita dari fulanah tentang ikhwan atau laki-laki dengan inisial A itu. Ternyata kawan si fulanah banyak yang terjerat tipu daya lelaki tersebut.
Berdasarkan penelusuran bekasimedia.com, kasus tersebut modusnya adalah mendekati wanita yang baru hijrah dan mempelajari agama Islam,  kemudian diajak pacaran berlabel ta’aruf dan diiming-imingi akan dinikahi. Adapula yang sudah menikah, dan punya anak.

Kasus seperti ini sudah ada pada tahun-tahun sebelumnya. Semenjak jejaring sosial marak, apalagi foto selfie bertebaran di mana mana.

Lelaki yang heboh di facebook karena tertangkap di Istiqlal sedang menipu para wanita bukanlah lelaki pertama dengan kasus serupa. Selain dia, masih banyak bertebaran dan tidak ketahuan rimbanya. Mereka ada yang bergerak sendiri dan ada yang  berbentuk komunitas di dunia maya.

Mereka mencari mangsa dan mem-posting kegiatan mereka di forum atau grup komunitas tersebut. Dalam kesehariannya, para lelaki itu aslinya jauh sekali dari status-status agamisnya di facebook, ataupun jejaring sosial lainnya. Akhlaknya bobrok,  sakit pula jiwanya. Semacam maniak atau gila seks.

Korban-korbannya diajak pacaran dan chat via webcam. Banyak wanita yang terperdaya hingga rela menyerahkan foto mereka tanpa busana alias telanjang. Bahkan meniduri mereka, lalu meninggalkan wanita-wanita tersebut tanpa merasa bersalah.

Rata rata wanita yang menjadi korban tidak berani mempublikasi masalah ini, karena pastinya diancam akan menyebar foto-foto telanjang mereka jika berani buka mulut.

Modus lainnya, para lelaki sengaja mencari korban yang berjauhan dengan tempat tinggalnya, seperti para mahasiswi atau pekerja perempuan yang tinggal di rumah kost atau kontrakan. Ada yang sukses termakan rayuannya, ada juga yang tidak.

Oleh karena itu bagi para wanita, pertama jangan mudah percaya dengan sosok yang kalian temui di dunia maya. Apalagi sampai menyerahkan foto diri. Foto dengan hijab saja sebaiknya tidak, apalagi foto tanpa busana.

bbm

Mengenai kasus ini, Meutia Halida Umm Harits pada akun facebooknya memperingatkan, “Ingat, laki-laki yang baik dan paham agama, tidak akan meminta kalian melakukan sesuatu yang dapat mendatangkan murka Allah Ta’ala. Laki-laki shalih lagi beriman, akan menunggu sampai kalian halal baginya, bukan menghalalkan segala cara untuk memenuhi nafsunya.”

Selain itu postinglah hal yang perlu saja. Simpanlah foto-foto pribadi di dokumen pribadi jangan pernah ditunjukan di dunia maya, karena para pemburu seks menilai dari cantik rupa dan seksi tubuh calon mangsa. (i)

The post Waspada Pria Pemburu Seks di Jejaring Sosial appeared first on Bekasi Media.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama