Akhirnya, Selasa 12 April ini Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diperiksa KPK terkait kasus pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Di media sosial, permintaan netizen yang bukan teman Ahok terus menerus meminta KPK untuk menindaklanjuti temuan BPK yang menyebutkan ada kerugian Pemprov DKI milyaran rupiah dalam pembelian lahan itu.
KPK sendiri sangat berhati-hati menindaklanjuti kasus ini. Pernyataan terakhir KPK sebelum mengeluarkan pernyataan resmi akan memeriksa Ahok, adalah soal niat. KPK belum menemukan adanya niat jahat dalam kasus Sumber Waras. Pernyataan yang membuat gaduh dan menjadi ajang perdebatan di media sosial.
Hari ini KPK akhirnya menunjukkan itikad memeriksa Ahok. Pemeriksaan ini membuat sedikit kegembiraan bagi mereka yang bukan Teman Ahok yang pada hari sebelumnya cukup pedih menyaksikan penggusuran warga di Pasar Ikan Luar Batang Jakarta Utara.
Dari pemeriksaan Ahok dalam kasus Sumber Waras ini, sebetulnya kedua kubu sama-sama menaruh harap yang cukup besar dengan langkah KPK.
Kubu Teman Ahok berharap Ahok hanya dijadikan sebagai saksi dalam kasus ini, tidak berlanjut ke jenjang tersangka. Dengan begitu bersihlah nama Ahok. Bahkan akan menjadi legitimasi dan menaikkan citra, juga amunisi mumpuni menghadapi pertarungan di Pilkada. Tentu jika kasus berikutnya yang lebih besar, hanya sampai nama Sanusi atau Sunny Tanuwidjaya.
Kubu Bukan Teman Ahok tentu sangat berharap KPK menjadikan Ahok sebagai tersangka dalam kasus Sumber Waras ini. Jika Ahok menjadi tersangka oleh KPK, maka karier politiknya dipastikan terhenti dan tinggal menunggu hasil penyelidikan kasus lainnya yang jauh lebih besar.
Bagaimana KPK, siap independen dari semua tekanan politik dan intrik serta mengungkap kasus Sumber Waras sesuai fakta?
Oleh: Enjang Anwar Sanusi
The post Sumber Waras, Ketika Teman & Bukan Teman Ahok Berharap Pada KPK appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta