Bekasimedia – Pelantikan Global Entrepreneurs & Professional (Genpro) yang digelar pada Ahad (15/5) lalu di Balai Patriot, Kota Bekasi dihadiri Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu yang juga menjadi Keynote Speaker. Pada acara yang diikuti ratusan pengusaha kota Bekasi ini, Ahmad Syaikhu mengingatkan pentingnya masyarakat mengubah paradigma. Saat ini siapapun harus berpikir untuk sukses dan amanah.
“Kota Bekasi memiliki visi misi Maju, Sejahtera dan Ihsan. Akan tambah sejahtera jika lebih banyak pengusaha. Dalam hal ini yang hadir disini perlu mengubah paradigma. Harus sukses juga amanah,” kata Ahmad Syaikhu saat menyampaikan sambutan di acara ini.
Syaikhu melanjutkan, saat ini daya ungkit dari APBD terhadap PDRD hanya 5.8 persen. Sisanya 94 persen dari swasta. Ia berharap Amprokan pengusaha kota Bekasi ini bisa memberikan kontribusi positif salah satunya menciptakan banyak pebisnis baru juga peluang bisnis.
“Dari Pemkot ingin masuk investor ke kota Bekasi. Semoga Amprokan, bisa menciptakan banyak private bisnis, sehingga bisa menangkap peluang bisnis yang ada. Semoga terlahir banyak pengusaha sukses dari Genpro,” harapnya.
Pemkot, kata Syaikhu sebagai regulator berperan membuat stimulus dalam dunia usaha, membuat kebijakan yang memudahkan iklim usaha di kota Bekasi, termasuk perizinan (program perizinan online).
“Penyedian permodalan sudah disiapkan perangkatnya, maka dibentuklah BPRS. Seperti di Jabar ada KCR (kredit cinta rakyat). Oleh karena itu harus dibangun akses broadband agar lebih terkoneksi online, agar sektor bisnis lebih berkembang,” terangnya lagi.
Genpro sendiri adalah komunitas pengusaha yang dibentuk dengan latar belakang keprihatinan akan kondisi perekonomian di Indonesia yang cenderung kapitalis.
Menurut Vice President Genpro Jabar, Abdul Razak yang melantik Genpro Bekasi, pengusaha Indonesia saat ini seperti bukan tuan rumah di negeri sendiri. Semangat Genpro, papar dia, Genpro hadir dengan tagline, “Kenali-Beli-Pasarkan”, yang saat ini juga tengah bertransformasi. Genpro menciptakan produk-produk Indonesia sendiri agar mandiri.
Sementara menurut Asdwin Noor, Business Coach di BPJE pusat dan Genpro Pusat, peran komunitas sangat penting dalam upaya pengembangan usaha.
“Genpro sendiri adalah Business Club yang juga aktif di grup Whatsapp dan Telegram. Modal utama yang berkelanjutan adalah komunitas. Jika ada model usaha yang proven, modal akan datang,” kata Asdwin.
Dalam Genpro sendiri, kata dia, ada GMB (Genpro Mentoring Bisnis), berisi 7-10 orang pergrup. Kemudian ada Bizclub terdiri dari Cakuewo (catering, kue, EO), property, fashion, engineering procurement dan lain-lain.
Dalam kesempatan tersebut, hadir para pengusaha sukses di Bekasi. Seperti H. Syams dari Sabana Foundation. Ia memaparkan bahwa Sabana Foundation sudah memiliki 1800 gerai, 20 ton per hari, dengan omzet 1.3 milyar sehari, serta 40 milyar sebulan. 18.000 ekor ayam per hari. Dengan harga perekor Rp. 68.500.
“Dalam bisnis harus pandai melihat peluang pasar Versus peluang usaha. bisnis yang merupakan kebutuhan sehari-hari memang nggak ada matinya, yang penting dari usaha juga adalah jaringan. Bisnis yang berbasis jaringan, bukan bisnis jaringan. Misal alfamart, indomart,” papar H. Syams.
Peluang pasar, kata dia, adalah apa yang dibutuhkan pasar. “bisnis kuat kalau kita kuasai dari hulu sampai hilir. Dibangun awalnya dari hilir (mitra), kemudian membangun sinergi untuk hulunya. Belajar ke hulunya. Dari bibitnya ada nilai ibadahnya. Bagian yang paling besarnya profitnya ke mitra (penjualan), agar loyal,” imbuhnya.
Dalam kegiatan amprokan pengusaha Genpro ini dihadiri 450 peserta plus peserta bazaar sebanyak 45 orang. Kegiatanya diisi antara lain dengan panggung inspirasi, panggung synergy
Abah Ryan & Bang Bara “Moo Nyusu, Entreprener Summit oleh Syamsalis (Sabana FC), Fendaby (bisnis medsos), Jaka (Furniture), Syaifudin (Direktur Misitama), Syahril T Alam, (Direktur Bank Syariah Patriot), Yudi Hartono, ketua BPJE, Setyobudi, Sekretaris BPJE dan lain sebagainya.
Selain itu, di acara ini juga dihadiri KNRP Kota Bekasi dan kedatangan penyanyi Melly Goeslaw. Dalam bingkai ‘charity’ peduli palestina, dari Amprokan Pengusaha Bekasi pun akhirnya terkumpul dana 125 juta rupiah untuk disumbangkan ke Palestina. (anr)
The post Lantik Genpro Bekasi, Ahmad Syaikhu: Pengusaha Baru Harus Sukses dan Amanah appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta