“Pemkot Bekasi Kurang Serius Sulap Kawasan Curug Parigi jadi Kawasan Destinasi Nasional”

BEKASIMEDIA.COM — Warga Kecamatan Bantargebang nampaknya masih harus bersabar jika ingin mewujudkan kawasan Curug Parigi sebagai destinasi wisata di Kota Bekasi. Hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terkesan belum serius melakukan penataan kawasan curug yang terletak di wilayah Kelurahan Cikiwul tersebut.

Mirisnya, Pemkot Bekasi ternyata belum mengetahui bahwa lahan sekitar Curug Parigi ternyata lahan milik perorangan, bukan merupakan lahan Fasos atau Fasum. Hal ini terkuak saat kami menanyakan kepada salah seorang anggota komisi III DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Komarudin, Selasa (23/5).

“Kalau mau bikin perencanaan pembangunan, Pemkot Bekasi harusnya tanya dulu masyarakat sekitar. Itu tanah milik orang dan Pemkot tidak bisa asal bangun aja di tanah orang dong,” Katanya.

DPRD berharap Pemkot Bekasi dapat melobi pemilik lahan seluas 29 hektar itu agar menghibahkan sebagian kecil dari lahannya untuk keperluan penataan Curug Parigi agar menjadi daerah tujuan wisata.

“Cobalah lakukan lobi secara pertemanan, sehingga bakal ada persamaan persepsi antara pemilik lahan dengan niat Pemkot Bekasi yang ingin membangun tempat wisata kebanggan masyarakat Kota Bekasi,” imbuhnya.

Komarudin menyebutkan Pemkot Bekasi sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 1,5 miliar untuk penataan Curug Parigi. Namun sampai saat ini anggaran tersebut belum juga terserap.

“Tapi masih ada waktu kok hingga Desember, tinggal menunggu keseriusan Pemkot Bekasi saja,”

Komarudin optimistis penataan Curug Parigi menjadi tujuan wisata akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar dari segi nilai ekonomis.

“Tolong Pemkot Bekasi lebih serius dalam menyusun konsep menjadikan Curug Parigi sebagai destinasi wisata,” pungkasnya. (Mul/Dns)

Gambar: wisatajabar.com

The post “Pemkot Bekasi Kurang Serius Sulap Kawasan Curug Parigi jadi Kawasan Destinasi Nasional” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama