Bekasimedia – Mantan bek Juventus Fabio Cannavaro berpendapat bahwasanya kualitas para pemain bertahan pada era sepakbola modern sekarang ini semakin buruk.
Legenda sepakbola Italia yang bermain sebanyak 156 pertandingan bersama seragam Azzuri dan menjadi kapten dari kesebelasa tim nasional Italia yang menjadi juara Piala Dunia 2006 di Jerman ini juga telah bermain untuk Real Madrid dan rival abadi Juventus, Internazionale.
“Bek? dulunya cara bertahan kami sangat simpel, kita harus fokus sepanjang pertandingan hanya untuk bertahan dengan baik,” kata Canna kepada Gazzeta Dello Sport.
“Tetapi sekarang pelatih memberikan perintah kepada pemain bertahan untuk memperhatikan bola dan tidak menyentuh lawan main, Oleh karena itu munculah pemain yang mampu mencetak 60 gol atau lebih dalam semusim. Saya pastikan itu adalah kesalahan pemain bertahan.”
Pemain yang mewariskan tongkat kepelatihan Marcelo Lippi di Guangzhou Evergrande ini pun pesimis atas perkembangan Serie A serta ia juga menyinggung 2 bek muda Italia Alessio Romagnoli dan Daniele Rugani.
‘Kita bukan dalam kondisi yang bagus walaupun sempat masuk ke final Liga Champions musim lalu ( dimana Juventus kalah 3-1 oleh Barcelona,” kata Cannavaro dan kemudian melanjutkan.
“Tidak ada yang berani untuk menginvestasikan budgetnya untuk pemain muda maupun untuk bagian manajerial.
“Dulunya di umur mereka sekarang kami sudah dalam kondisi yang akan selalu siap dan akan terbiasa dengan ketatnya sebuah pertandingan. Apapun itu harga mereka yang tinggi adalah bukan kesalahan mereka, tetapi karena pasar yang semakin memberikan standar tinggi untuk pemain muda,” tutup Cannavaro yang juga menjadi pemain bertahan terakhir yang pernah m
The post Cannavaro Anggap Kualitas Pemain Bertahan Sekarang Semakin Buruk appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta