Bekasimedia – Almarhumah Raden Ajeng Noenoek Poerwaningsih (50) dikenal sebagai ketua Asian Blogger asal Tambun Bekasi kelahiran Sragen. Ajeng menutup usianya di RS Medika Cibitung Bekasi Jawa Barat Rabu (16/3) pukul 16:30.
Selama ini Ajeng cukup aktif di media sosial dengan akun twitter @ajengkol. Beberapa bulan belakangan ini, akun twitternya mulai menghilang dari peredaran, tanpa diketahui banyak follower nya ternyata sang pemilik akun sedang berjuang melawan sakit.
Jumat (18/3) ini, bekasimedia mencoba menelusuri alamat almarhumah yang tinggal di Blok C19 Nomor 1 Komplek Tridaya Estate IV Tambun Selatan. Sesampainya di lokasi, disambut dengan baik oleh warga sekitar rumahnya yang sangat dekat dengan figur sosial almarhumah.
Kepada bekasimedia, suami almarhumah, Suyitno menceritakan bahwa almarhumah menderita penyakit diabetes dan hipertensi. “Almarhumah memang sedang sakit, ia menderita diabetes dan hipertensi. Namun ia tetap semangat beraktivitas,” ujar Suyitno sambil berurai air mata.
Menurut Suyitno, mereka sudah tinggal di Tambun Selatan sejak tahun 1996. Ketika menikah tahun 1993, tinggal di Rawajati Pancoran Jakarta Selatan. “Kami tinggal di Rawajati, ngontrak selama 3 tahun. Terus tahun 96 lihat pameran property dan ambil rumah ini,” kenang Suyitno.
Di media sosial, ucapan duka yang mendalam terus mengalir dari para pegiat media sosial. Tak kurang dari senator Fahira Idris, hingga praktisi marketing Lucky J Subiyakto. (dns/eas)
The post Ajeng, Blogger & Aktivis Medsos Hembuskan Nafas Terakhir di RS Cibitung Medika Bekasi appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta