Bekasimedia – Selasa (22/3/16) pagi ini di media sosial banyak yang mengirim foto demo para sopir taksi dari beberapa perusahaan di Jakarta. Mereka menuntut taksi online agar dihentikan, karena mengancam keberadaan taksi konvensional.
Kondisi yang terasa mengejutkan bagi perusahaan taksi konvensional yang sempat berjaya puluhan tahun sebelumnya, hal mengejutkan karena dalam waktu kurang dari satu tahun mereka menerima pukulan telak dari perkembangan teknologi informasi, pukulan dari penyedia aplikasi taksi online.
Betapa tidak, menurut Kiswo salah satu pengguna taksi online, biaya taksi online untuk jarak tempuh yang sama bisa selisih 50% lebih murah dari taksi konvensional.
Dan keterangan Kusjali, salah seorang pengusaha rental mobil yang awalnya hanya menitipkan mobil ke penyedia rental mobil offline saja kini ia mulai ikut menggunakan aplikasi penyedia taksi online, “saya juga bingung pak, bayaran yang saya terima dari pelanggan memang murah sekali, tapi di akhir pekan dan akhir bulan, saya dapat bonus dari kantor, jadi saya masih untung lumayan banyak,” demikian ungkap Kusjali.
Apalah perkembangan teknologi informasi ini akan terhadang, atau yang tidak bisa mengikuti dinamika marketing dan teknologi informasi yang akan punah. Dibutuhkan juga kebijakan pemerintah menjaga roda ekonomi semua rakyatnya, yang konvensional dan online. Bisakah keduanya tetap hidup? waktu yang akan menjawab. (dhy)
The post Mungkinkah Taksi Konvensional Punah? appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta