Soal UN Tertukar, Puluhan Siswa Laksanakan Ujian Susulan

Bekasimesia- Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) berbasis kertas (Paper Based Test) untuk murid SMA dan SMK, pada hari Senin (11/4). Sebanyak 28 siswa melaksanakan UN susulan sekota Bekasi.

“Hari ini kita masih menyelenggarakan UN susulan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sebanyak 28 siswa, 20 di antaranya tersebut berasal dari SMK Wira Buana-Jatisampurna, empat lainnya dari SMK dan empat siswa lainnya dari SMA. Alasan pelaksanaan UN susulan dikarenakan pada saat hari pertama pelaksanaan UN, pada Senin (4/4) lalu, soal ujian untuk SMK Wira Buana, tertukar dengan soal UN untuk SMA. Akhirnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi berkoordinasi dengan Disdik Jawa Barat untuk melaksanakan ujian susulan.

“Sehingga kita koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan UN susulan Bahasa Indonesia bagi 20 murid SMK Wira Buana,” tuturnya.

Rudi Sabarudin menyatakan, pada saat pembagian soal UN Senin (4/4) lalu, di SMK Wira Buana, pada amplop soal UN Bahasa Indonesia tertera petunjuk soal untuk ujian SMK namun setelah amplop soal UN dibuka, ternyata soal UN tersebut untuk siswa SMA sehingga pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengusulkan untuk pelaksanaan UN susulan pada hari ini di SMK Wira Buana.

“Sedangkan, delapan murid lainnya yang ikut UN susulan dikarenakan sakit saat pelaksanaan UN Bahasa Indonesia hari pertama Senin lalu. Delapan siswa yang mengikuti UN susulan dipusatkan di SMAN 2. Secara keseluruhan, kita belum evaluasi pelaksanaan UN Kota Bekasi karena masih ada murid yang mengikuti UN susulan,” imbuhnya.

Selain itu dirinya juga menambahkan, nantinya hasil UN akan dikirim melalui Kantor Pos ke rumah masing-masing peserta UN, demi menghindari aksi-aksi negatif atau hura-hura siswa seperti berkonvoi dan tawuran saat pengumuman hasil UN.

“Maka dari itu hasilnya nanti akan kita kirim melalui Kantor Pos, demi menghindari kerumuman pelajar yang bisa berimbas terhadap tawuran pelajar,” katanya lagi.

Sementara itu, untuk penerimaan murid tahun ajaran baru 2016/2017 mendatang, Rudi menyatakan tetap mempertahankan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online.(*/dns)

The post Soal UN Tertukar, Puluhan Siswa Laksanakan Ujian Susulan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama