Komisi B Kawal Solusi Jangka Pendek Perumahan Terdampak Banjir 2 Kecamatan Perbatasan

BEKASIMEDIA.COM – Wakil ketua II DPRD kota Bekasi, Heri Koswara usai menerima dan beraudiensi dengan perwakilan dua warga perumahan yang berbatasan langsung antara kota dan kabupaten Bekasi di ruang komisi B. Kedua belah pihak membahas terkait tuntutan warga atas dampak banjir yang ditimbulkan dari meluapnya kali Jambe dan crossing tol yang menyebabkan tersumbatnya kali dengan banyaknya sampah yang menyebabkan aliran kali menjadi meluap.

Menurut Heri dari dua perwakilan warga mereka meminta kepada pemerintah kota Bekasi agar turun tangan membantu memberikan solusi bagi bencana banjir yang merendam wilayah mereka. Mereka menjelaskan sebelumnya tidak pernah terjadi banjir di perumahan mereka tapi menurut warga perumahan tersebut banjir saat ini sering kali terjadi dan tidak perlu menunggu hujan deras, bahkan belakangan ini banjir di wilayah tersebut bisa mencapai 1.5 meter.

Menurutnya ada 6 perumahan di sepanjang kelurahan Mustikajaya, mulai dari perumahan Dukuh Bima, Mutiara Gading, Dukuh Jamrud, Bumiagara dan lain-lain plus dengan wilayah kecamatan Tambun Selatan yang berbatasan langsung dengan wilayah kota Bekasi.

Mereka yang hadir dalam audiensi dengan komisi B berasal dari perwakilan warga Mustikajaya dan juga perwakilan warga Tambun Selatan. Menurut Heri, pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dari pertemuan sebelumnya di kantor kecamatan Mustikajaya.

Komisi B juga mengundang SKPD perwakilan pemerintah kota Bekasi dari Bappeda, Dinas PU, Dinsih dan juga Jasamarga. Adapun poin penting dalam pertemuan tersebut adalah penanggulangan solusi jangka pendek, yang ternyata juga disampaikan oleh ketua Bappeda sudah dianggarkan beberapa tandon air, normalisasi drainase dan pengadaan pompa air di daerah-daerah yang terdampak banjir.

Sementara itu terkait solusi jangka panjangnya, karena wilayah ini letaknya berada di kabupaten Bekasi, akan dibuatkan pelebaran terkait dengan crossing tol yang berada di bawah jembatan Grand Wisata yang letaknya masuk ke wilayah kabupaten Bekasi, sehingga, kata Heri pemerintah kota Bekasi tidak bisa menganggarkan hal itu, dan tidak bisa juga Dinas PU masuk ke dalam ranah kabupaten.

Namun menurut Heri yang perlu dilakukan oleh dua pemerintah daerah ini adalah saling berkoordinasi untuk menganggarkan dan saling mengusulkan di anggaran APBD Provinsi dan tadi juga kata Heri, ketua Bappeda sudah menjanjikan akan mencoba membangun komunikasi dengan pihak PU terkait solusi tersebut. Namun fungsi DPRD sebagai wakil rakyat akan terus mengontrol dan mengingatkan menindak lanjuti minimal untuk solusi jangka pendek ini.

Terkait kajian analisis dampak lingkungan (amdal) pada dua daerah yang berbatasan langsung tersebut DPRD menjelaskan bahwa kajian tersebut sudah lama dilakukan bahkan sejak 2005.

“Sesungguhnya kajian ini sudah cukup lama dilakukan sejak tahun 2005 bahkan semenjak ketua Bappeda ini masih menjadi Camat pertama di Mustikajaya pasca terjadinya pemekaran kota kabupaten Bekasi, beliau cukup menguasai wilayah tersebut,” imbuhnya.

Heri menambahkan untuk anggaran 2017 ini DPRD akan difokuskan untuk menangani solusi jangka pendek bagi wilayah yang terdampak banjir untuk membantu pengadaan tandon air, normalisasi dan pengadaan pompa air yang dinilai sangat mendesak, sehingga menurut Heri jika ini segera terlaksana, minimal rapi insya Allah kejadian banjir parah sebelumnya tersebut bisa diminimalisasi.

Di sisi lain, komisi B juga mengundang Dinas Kebersihan (Dinsih) kota Bekasi untuk mempertanyakan keterlambatan pengangkutan sampah dalam 2 atau 3 hari sekali ini karena memang di TPA Sumur Batu terjadi over capacity (kapasitas berlebih) sehingga pemkot sudah mencarikan solusi dengan membebaskan lahan, bahkan kalau melihat RPJMD setiap tahun pemerintah kota Bekasi harus menyiapkan lahan seluar 2 hingga 3 hektar untuk pembebasan lahan, sementara untuk tahun 2016 kata Heri, hanya menyanggupi pembebasan lahan seluas 8000 meter dan itupun belum ada pengkondisian sehingga belum bisa digunakan sebagai tempat pembuangan akhir. (Adv/dns)

The post Komisi B Kawal Solusi Jangka Pendek Perumahan Terdampak Banjir 2 Kecamatan Perbatasan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama