BEKASIMEDIA.COM – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi, H.Solihin mengungkapkan, APBD-P (Anggaran Perencanaan Belanja Daerah Perubahan) 2016 oleh anggota dewan belum dibahas karena disinyalir banyak kejanggalan-kejanggalan dalam materi APBD-P 2016 yang sudah dikoreksi Provinsi Jawa Barat.
“Banyak kejanggalan yang kami temukan dalam materi APBD-P 2016, anggaran siluman banyak kami temukan, makanya kami meminta untuk dibahas dan dikoreksi dulu di Banggar. Kalau kita cuma ketok palu APBD-P, ya nanti kita ikut bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut.” ujarnya.
Politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini Selasa (14/11) menjelaskan, untuk proyek pengadaan eskavator saja, yang semula dibahas anggaranya cuma Rp. 6 miliar, tapi di APBD P 2016 naik menjadi Rp. 19 miliar.
“Selain itu ada juga temuan kami, untuk anggaran makan-minum (Mamin) yang kita bahas RP. 6,3 miliar, lah di APBD-P naik menjadi sekitar Rp. 7,3 miliar. Ini aneh, karena kalau ini kita sahkan, justru akan menjadi persoalan buat para anggota dewan,” bebernya.
Solihin menduga, draft APBD-P yang diserahkan oleh Pemkot Bekasi ke Pemrov Jabar bukan yang dibahas anggota dewan, makanya, sambung dia, banyak kejanggalan dalam materi isi APBD-P 2016.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Bekasi mendesak anggota dewan untuk segera mengesahkan APBD-P 2016 setelah selesai di koreksi oleh Pemrov Jawa Barat. Dengan semakin mepetnya batas waktu hingga 22 Desember 2016, ada wacana Walikota Rahmat Effendi akan mengeluarkan Perwal (Peraturan Walikota), jika APBD-P tidak juga disahkan oleh anggota DPRD Kota Bekasi. (adv/dns)
The post Munculnya Anggaran Siluman Sebabkan APBD-P 2016 Terbengkalai appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta