CBA: Sekretaris Dewan harus Transparan Terkait Anggaran Kegiatan Workshop Anggota DPRD Kota Bekasi

 
Bekasimedia– Pelaksanaan workshop Anggota DPRD Kota Bekasi, yang dilaksanakan pekan lalu di Hotel Horison Bogor, terus disorot banyak kalangan khususnya di Kota Bekasi. Pasalnya, acara yang bertujuan meningkatkan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi dalam penyusunan KUA PPAS, penyusunan APBD Tahun 2017 dan audit perjalanan dinas DPRD, diduga hanya kegiatan akal-akalan yang sengaja dihelat oleh Sekretariat DPRD Kota Bekasi.

Peneliti anggaran dari Centre for Budget Analisys (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai ada beberapa kejanggalan dari proyek yang menelan anggaran Rp.225 juta tersebut antara lain; pihak penyelenggara bukan dari internal sekretariat dewan, malah diserahkan ke sebuah yayasan bernama Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan (LPMP) yang bermarkas di Jakarta. Sementara pihak Sekretariat DPRD hanya menyetujui dan mengalokasikan anggaran serta menunjuk seorang pegawai untuk menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

“Kegiatan tersebut hanya akal-akalan pihak tertentu untuk meraup keuntungan dari proyek yang dijalankan oleh LPMP. Kalaupun penyelenggaraan di pihak ketiga, kan, harus melalui mekanisme tender atau lelang, bukan penunjukan langsung (PL), karena sesuai aturan proyek di atas 200 juta rupiah, harus melalui mekanisme lelang.” tutur Uchok, saat dikonfirmasi, Selasa (3/05/2016).

Pertanyaanya, benarkah tudingan pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bekasi diduga malah meraup keuntungan dari kegiatan itu berupa fee sebagai konsesi mengoalkan kegiatan?

“Sekwan seharusnya transparan kepada publik soal kegiatan tersebut. Apalagi kegiatan tersebut dilakukan dengan anggaran pemerintah yang bersumber dari uang rakyat.” imbuh Uchok.

Pernyataan PPTK yang gagap soal anggaran menurutnya tidak rasional. Sebab peran PPTK sangat penting dan harus menguasai secara detail kegiatan berikut anggarannya.

“LPMP sebagai pemenang proyek, Sekwan sebagai protokoler serta dewan sebagai pemangku budgeting harus mempublish kegiatan itu. Janganlah menutup diri dari publik. Apalagi ini sangat aneh, masa PPTK bingung soal anggaran, nggak masuk akal,” kata Uchok Sky, Minggu (1/5).

Selain itu, Uchok juga menyesalkan mengenai penetapan lokasi kegiatan yang dilaksanakan di hotel Horison Bogor. Padahal, Kota Bekasi banyak memiliki fasilitas tempat rapat dan pelatihan yang representatif bila dibandingkan dengan daerah lain. Oleh karena itu, ia mensinyalir terdapat kesengajaan yang dilakukan secara kolektif untuk mengeruk keuntungan.

“Untuk apa melaksanakan kegiatan di Horison Bogor? toh, di Bekasi juga ada. Lagipula seharusnya mereka memanfaatkan gedung milik pemerintah untuk kegiatan pendidikan, tidak perlu menggelar acara di luar.” pungkasnya. (wan/dns)

The post CBA: Sekretaris Dewan harus Transparan Terkait Anggaran Kegiatan Workshop Anggota DPRD Kota Bekasi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.



Sumber Suara Jakarta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama